Daerah

Komunitas Melenial Peduli Berikan Bantuan Kepada Lansia Penderita Stroke

529
×

Komunitas Melenial Peduli Berikan Bantuan Kepada Lansia Penderita Stroke

Sebarkan artikel ini

 

BONE, LENSASATU.COM – Salah satu komunitas yang bergerak di bidang kemanusiaan menunjukkan kepedulian dan sikap empatinya kepada sesama. Hal itu dibuktikan dengan membantu suami istri penderita stroke di Bone.

 

Ketua Millenial Peduli Bone Sujitno Ngadino bersama pengurus, mengunjungi dan memberikan langsung bantuan kepada pasangan Nurdin dan Rukatia, penderita Stroke, di Jl.lapowawoi Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Jumat (24/2/2023)

BACA JUGA :  Apel Pasca Lebaran, Bupati Wakatobi HALIANA Motivasi ASN Tingkatkan Kehadiran dan Pelayanan Masyarakat

 

Sujitno, yang tiba dikediaman pasangan suami istri tersebut, Langsung Menyapa dan memberikan beberapa bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada Nurdin dan Rukatia.

 

Selain memberikan bantuan kedatangan Komunitas Millenial Peduli di rumah Nurdin dan rukatia, juga memberi semangat untuk tetap berjuang hidup meski dalam kondisi kekurangan dan sakit.

 

“Yakin saja masih banyak orang-orang baik yang peduli , jadi meski dalam kesulitan kita tidak boleh putus asa. Kami berharap dan mengajak masyarakat bisa saling peduli dan berbagi membantu sesama” ungkap sujitno.

BACA JUGA :  Wakil Gubernur Sultra Sidak RS Jantung Oputo Yi Koo : Fokus pada Pelayanan, SDM, dan Konsep Rumah Sakit Wisata

 

Sementara itu, kedua pasangan istri penderita stroke sangat terharu menerima bantuan dan berterimakasih atas kunjungan Millenial peduli.

 

“Terima kasih bantuannya, karena masih ada yang peduli sama kami, semoga bernilai amal, aamiin” ucap Nurdin dan rukatia degan haru.

 

Diketahui pasangan penderita stroke tersebut berasal dari Desa Pallawa Rukka, kecamatan Ulaweng, Nurdin keseharianya keliling kota Watampone menjajakan jalang kote, yang di buat sendiri oleh istrinya Rukatian,

BACA JUGA :  Bawaslu Bone Bikin Kejutan, Jadi Satu-Satunya di Sulsel Raih Predikat Bergengsi

 

Meski kesehatan keduanya tidak memungkinkan lagi berusaha, namun Nurdin jualan keliling dengan badan gemetaran, untuk berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar kontrakan setiap bulannya

 

Reporter, Jumardi

Editor, Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *