Daerah

Undang Pers, KPU Bone Sosialisasikan Tahapan Kampanye Media Massa

554
×

Undang Pers, KPU Bone Sosialisasikan Tahapan Kampanye Media Massa

Sebarkan artikel ini

BONE, LENSASATU.COM – KPU Kabupaten Bone melaksanakan sosialisasi kampanye iklan media cetak dan media massa elektronik pada pilkada Tahun 2024.

Kegiatan dihadiri puluhan jurnalis di Bumi Arung Palakka, Kabupaten Bone. terdiri dari media cetak dan elektronik, maupun online.

Kegiatan berlangsung di Hotel Novena Watampone, Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Sabtu (9/11/2024).

Komisioner KPU Bone Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM, Abd Asis menuturkan sosialisasi untuk menyatukan persepsi pemahaman pada tahapan kampanye iklan yang difasilitasi KPU Bone.

BACA JUGA :  Gelar Diskusi Publik, DPR RI Bahtra Banong Perkuat Peran OJK Dalam Pengawasan Perbankan Di Sultra

“Supaya ada kesepahaman bersama penyelenggara, LO paslon, dan media massa, yang akan masuk pada tahapan kampanye iklan media pada tanggal 10-24 November 2024,” kata Abd. Asis, Sabtu (9/11/2024).

Abd Asis menyebutkan pihaknya saat ini akan melakukan kerja sama dengan media untuk tahapan kampanye iklan.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu desain kampanye iklan dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bone pada Pilkada 2024.

BACA JUGA :  Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemda Gelar Pasar Murah di Enam Titik

“Kami hanya memfasilitasi tetapi desain semua dari paslon karena mereka yang mau paparkan visi misi paslonnya, kita tidak campuri desainnya, hanya fasilitasi paslon kampanye iklan,” kata Abd Asis.

Sementara itu pemateri Andi Muhammad Ilham, menuturkan media menjadi mitra penyelenggara dalam mensukseskan Pilkada tahun 2024.

“Dalam hal memproduksi iklan kampanye, wajib tunduk ketentuan yang diatur, tetap mengedepankan perimbangan dan proporsonal untuk mengurangi potensi gesekan masyarakat,” Ucap Andi Ilham.

BACA JUGA :  Hari Pramuka ke-62, 910 Siswa Tampilkan Tari Kolosal Pesona Benderaku

Mantan Komisioner KPID Sulsel periode 2015-2024 ini, mengajak media massa untuk tetap menjaga netralitas dengan tidak berafiliasi dengan paslon tertentu.

“Pada hakikatnya frekuensi itu milik publik, media dalam menjalankan aktifitasnya tetap mengacu pada undang undang UU Pers,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *