Bone-Lensasatu.com|| Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone Hadiri Tanam bersama Komoditi durian guna mengembangkan tanaman durian varietas Musang king melalui Bantuan provinsi Sulawesi Selatan.
Kepala TPHP Bone A. Asman Sulaiman mengatakan 667 Pohon diberikan kepada petani di Desa Pitumpidange kecamatan Libureng.
“Durian Musang King kini menjadi durian favorit yang dibudidayakan petani, karena pasarnya menggiurkan. Maka dari itu saya mengajak petani desa Pitumpidange untuk membudidayakan durian tersebut.”kata kadis A. Asman kepada Lensasatu.com Selasa, (10/01/2023).
Dikemukakan A. Asman masa Panen durian bervariasi tergantung dari Varietas durian yang ditanam, Umumnya masa panen 4 – 5 tahun.
“Saya optimis jika bantuan tersebut dirawat dengan baik, empat atau lima tahun kedepan kesejahteraan Masyarakat di desa Pitumpidange akan semakin meningkat, mengingat harga durian Musang King sangat menjanjikan.” Ucapnya
Tanam bersama Komoditi durian bantuan prov sulsel ini juga dihadiri Tripika kecamatan, Kepala desa , Kabid Horti , Kord BPP , Tokoh Masyrakt , Para Penyuluh Pertanian dan Ketua Kelompok Tani.
Diketahui bahwa Durian Musang King merupakan salah satu jenis durian yang sangat popoluer saat ini.
Durian yang pertama kali dikembangkan di Malaysia ini terkenal karena enak, berdaging tebal, manis dan legit, berwarna kuning seperti kunyit. Hal ini diungkapkan Petani Bernama Bahar asal Sidrap
Bahar mengatakan Ia mengenal Musang King saat berkunjung ke rumah kerabatnya di daerah Bogor pada tahun 2021 lalu.
“Awalnya saya dikenalkan durian Musang King oleh kerabat, Durian Musang King memang beda dengan durian lokal karena memiliki daging buah yang tebal, tekstur daging yang lembut dan juga kering.” Jelasnya
Reporter : Jumardi
Editor : Agus













