AdvertorialDaerah

Seharian Bone Diguyur Hujan, Tim SAR Brimob Bone Pantau Daerah Rawan Banjir

411
×

Seharian Bone Diguyur Hujan, Tim SAR Brimob Bone Pantau Daerah Rawan Banjir

Sebarkan artikel ini

 

Bone, Lensasatu.com – Peringatan dini terkait cuaca ekstrim dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah Makassar.

Dalam rilisnya BMKG memperkirakan cuaca ekstrim berupa hujan lebat disertai angin kencang akan melanda sebagian besar wilayah Sulsel periode 12-16 Februari 2023.

Di Kabupaten Bone, hujan lebat telah terjadi sejak dini hari tadi, Senin (13/02/2023). Menyikapi hal tersebut tim SAR Batalyon C Pelopor menggelar patroli pemantauan daerah rawan banjir di sejumlah wilayah.

BACA JUGA :  Reses Anggota DPRD Sulsel Andi Izman, Warga Polewali Harapkan Perbaikan Infrastruktur, Dukungan UMKM, serta Pengembangan Pemuda

Adapun lokasi yang disambangi meliputi Kelurahan Biru Kec. Tanete Riattang, Kelurahan Apala dan Desa Parippung Kec. Barebbo serta Desa Walenreng Kec. Cina.

Hal ini dibenarkan Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si siang tadi. Kata Danyon, untuk mengantisipasi dampak dari bencana banjir, Tim SAR dikerahkan untuk memantau langsung debit air di sejumlah lokasi di Kab. Bone.

BACA JUGA :  Heboh!! Tenribetta Band Buat Pengunjung Festival Tanjung Palette ll Bergoyang

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas dan BPBD Kabupaten Bone terkait pelibatan personel apabila ada tugas operasi SAR,” lanjutnya.

Lanjut kata Ichsan, siaga SAR Batalyon C Pelopor juga memantau langsung wilayah back up lainnya meliputi Kab. Soppeng, Sinjai, Wajo, Bulukumba dan Selayar.

“Alhamdulillah sampai saat ini seluruh wilayah back up Batalyon C Pelopor masih terpantau aman, belum ada laporan atau informasi terkait banjir atau genangan air yang cukup besar yang membutuhkan evakuasi terhadap warga,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Polres Sinjai Gerebek Gudang Penampungan Solar di Desa Kampala, 2 Ribu Liter Solar Diamankan.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang bermukim di sekitar daerah rawan banjir untuk waspada, hindari berada di sekitar aliran sungai utamanya anak-anak dan lansia, serta segera laporkan kepada kami manakala debit air meningkat,” pungkas mantan Kasubbag Renmin Satbrimob Polda Sulsel ini.

 

 

Kontributor Danyon C Brimob Bone

Reporter, Jumardi

Editor,  Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *