
BANGKA TENGAH, LENSASATU.COM- Semakin maraknya tambang ilegal di Kab Bangka Tengah seiring dengan terus melonjak harga pasir timah sekarang ini, tanpa memperdulikan sebab akibatnya bahkan para pekerja tambang sudah tidak lagi memperdulikan keselamatan pada dirinya.
Hal ini terjadi di tambang bemban sepuluh Desa Guntung kec koba kab bangka tengah tambang yang diduga tanpa memiliki ijin jenis ponton rajuk beraktivitas di lubang dengan kedalam puluhan meter.
Pantauan media di lokasi sabtu (13/05/23) dua ponton jenis rajuk beraktivitas di dalam lubang dengan kedalam lubang puluhan meter ke dasar lubang, terpantau juga dua jenis ponton rajuk skala menengah sedang beraktivitas dengan beberapa orang pekerja yang sedang bekerja.
Saat dikonfirmasi salah satu pekerja di lokasi sebut saja LM mengatakan (13/05) LN mengaku jika tugasnya di lokasi tamabang tersebut hanya memasak.
“saya tidak tahu siapa pemiliknya pak (red-wartawan) suami saya juga kerja disini”, ujarnya
Sementara dari sumber tertutup mengatakan (14/05k jika pemilik tanbang saudara AC warga koba yang sekarang sedang berada di Kalimantan untuk menjalankan bisnis.
Ditempat lain Kapolres Bangka Tengah AKBP Dwi Budi Murtiono saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya (15/05) menjawab terima kasih.
Reporter : ALDO/US














