Daerah

Tim SAR Brimob Bone Tak Kenal Hujan Lakukan Hal Ini

645
×

Tim SAR Brimob Bone Tak Kenal Hujan Lakukan Hal Ini

Sebarkan artikel ini
Menggunakan mesin chainsaw, tim SAR Brimob Bone yang dibantu oleh personel dari Koramil Palakka, Damkar, Satpol PP Kab. Bone serta masyarakat melaksanakan evakuasi dan pembersihan pohon Tumbang

 

Bone, Lensasatu.com- Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan sebatang pohon yang berukuran cukup besar tumbang dan menutup akses jalan di Desa Usa Kec. Palakka Kab. Bone, Selasa (16/05/2023).

 

Mendapat informasi tersebut, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., M.Si langsung mengerahkan tim SAR ke Lokasi.

BACA JUGA :  Kadin Sultra Luncurkan Sufana Sari Kedelai di Konawe, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

 

“Begitu mendapat informasi / laporan masyarakat terkait pohon tumbang, tim SAR yang siaga 1×24 jam di Mako langsung saya terjunkan ke lokasi yang merupakan jalan poros menuju Desa Lemoape Kec. Palakka,” ujar Nur Ichsan.

 

“Pohon tumbang ini menutup seluruh badan jalan dan tidak bisa dilalui sama sekali oleh pengendara, olehnya itu kami respon dengan cepat untuk menghindari kemacetan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Bupati Konawe Utara Ingatkan: Pembangunan Harus Bertumpu pada Akhlak Rasulullah

 

Dengan menggunakan mesin chainsaw, tim SAR Brimob Bone yang dibantu oleh personel dari Koramil Palakka, Damkar, Satpol PP Kab. Bone serta masyarakat langsung melaksanakan evakuasi dan pembersihan pohon tersebut.

 

“Batang dan ranting pohon tersebut sudah dipotong dan dievakuasi sehingga saat ini akses jalan sudah terbuka dan bisa dilalui kembali oleh masyarakat,” papar Danyon Ichsan.

BACA JUGA :  Toyota Rush Seruduk Tiang listrik, Satu Penumpang Meninggal Dunia

 

Danyon bergelar Magister Sains ini menambahkan, tidak ada korban jiwa dari insiden pohon tumbang tersebut namun tetap dihimbau kepada masyarakat.

 

“Kami Himbau masyarakat agar lebih waspada khususnya saat melintas di jalan saat musim penghujan dan cuaca cukup ekstrim sekarang ini.” Tuturnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *