
BANGKA TENGAH, LENSASATU.COM-Pada pemberitaan sebelumnya bahwa terjadi antrian pengerit dengan jerigen ternyata adalah antrian nelayan yang mengantri BBM solar untuk perahunya, hal ini di jelaskan oleh usmin sebagai perwakilan nelayan yang ada di Sungaiselan.
Usmin selaku perwakilan nelayan sungaiselan menjelaskan melalui pesan WhatsApp nya (15/05) bahwa kami mendapatkan BBM solar dan pertalite sesuai dengan prosedur.
“kami nelayan Sungaiselan sudah mendapatkan Surat Rekomendasi dari dinas perikanan kabupaten Bangka tengah untuk pengambilan BBM bersubsidi baik Solar maupun Pertalite”, ungkap usmin
Selain itu kami nelayan Sungaiselan juga taat terhadap peraturan pemerintah baik UU maupun peraturan yg ditentukan Pertamina, tandasnya
Usmin juga menjelaskan kenapa menggunakan Jerigen saat mengambil solar di SPBN Sungaiselan karena jarak SPBN tidak di pinggir sunagai
“kami nelayan menggunakan jerigen mengingat posisi SPBN yg direkomkan letaknya tidak benar-benar dipinggiran sungai jadi tidak mungkin pak (red-wartawan) kalau kapal kami harus naik ke SPBN yg letaknya sekitar 200 meter dari pinggiran sungai, tambahnya
Selain itu usmin juga membeberkan jika jumlah dan kapal nelayan yang ada di Sungaiselan
“perlu diketahui jumlah seluruh nelayan ada 109 kapal nelayan yg mengambil BBM jenis bio solar dan ada 9 kapal nelayan yg menggunakan BBM jenis pertalite di SPBN tersebut, saat ini juga semua nelayan sudah memiliki QR batang demi mematuhi peraturan dan harus sesuai dengan peruntukannya”, bener usmin
Hal yang sama dijelaskan oleh ipan bahwa untuk BBM jenis solar untuk nelayan berdasarkan rekomendasi dari dinas kelautan dan perikanan Kab Bangka tenngah, akan tetapi beda halnya untuk BBM jenis pertalite sebelumnya bahwa jika BBM jenis pertalite yang mana menurut ipan untuk di jual kembali di masing-masing toko.
REPORTER : ALDO/US













