DaerahSulawesi Tenggara

PW Aisyiyah Sultra Sukses Menggelar Milad Ke-106, Ketua PW Aisyiyah Hasmira Said Ungkap Hal Mengejutkan

2600
×

PW Aisyiyah Sultra Sukses Menggelar Milad Ke-106, Ketua PW Aisyiyah Hasmira Said Ungkap Hal Mengejutkan

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Dokumentasi Ketua PW Muhammadiyah Sultra H. Akhmad Aljufri, Perwakilan Gubernur Sultra, Ketua PW Aisyiyah Sultra Serta Jajaran Pengurus PW Aisyiyah Sultra

KENDARI, LENSASATU.COM— Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Provinsi Sulawesi Tenggara Menggelar Milad ke 106 tahun dan sekaligus dirangkaikan dengan Milad Institut Sains Teknologi dan Kesehatan (ISTEK) Aisyiyah ke 1 pada Kamis (18/05/23).

Milad Ke- 106 digelar di Gedung Serba Guna Aisyiyah atau saat ini menjadi kampus Institut Sains Teknologi dan Kesehatan (ISTEK) PW Aisyiyah Sulawesi Tenggara dengan tema ” Merajut dan Mengokohkan Potensi Kepemimpinan Perempuan Untuk Mencerahkan Peradaban Bangsa”.

Saat ditemui awak media Ketua Umum Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Sulawesi Tenggara, Dra. Hasmira Said menjelaskan bahwa perempuan Indonesia dituntut untuk lebih peka dan peduli terhadap setiap detik perkembangan zaman, sehingga siap untuk memberikan solusi dan kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia. Kepekaan dan kepedulian terhadap sesama berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong dalam kegiatan positif  harus terus dipertahankan dan digelorakan kembali sebagai bagian dari rutinitas kehidupan sehari-hari.
Hal ini dapat dimulai dari Keluarga, Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), sampai komunitas organisasi yang lebih besar lagi, termasuk dalam birokrasi pemerintahan.atas dasar itulah melalui Milad ke 106 ini PW Aisyiyah Sulawesi Tenggara ingin membuktikan bahwa potensi peran perempuan adalah bagian dari lahirnya sebuah peradaban bangsa. Tuturnya pada awak media.
Perempuan pada saat ini berperan besar, baik sebagai pribadi, istri, ibu, serta warga negara yang berkewajiban mendidik generasi penerus. Perempuan Indonesia juga harus dapat mengambil bagian dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan lebih khusus masyarakat Sulawesi Tenggara. Ungkap Hasmira Said.
Hal lain yang harus menjadi fokus kepedulian PW Aisyiyah ialah  kaum perempuan adalah tentang kondisi alam Indonesia yang mulai rusak dan tandus dan menjadi penyebab gejala pemanasan global dan hal lainnya seperti penanaman intelektual kepada generasi-generasi perempuan kedepannya yang siap dipasang menjadi perempuan pemberi solusi bagi kemajuan organisasi,negara dan bangsa.
Harapan kami ke depan, mulai saat ini seluruh perempuan Indonesia bisa menjadi agen-agen penghijauan alam di lingkungannya masing-masing dan ikut melestarikan alam Indonesia sebagai warisan anak cucu generasi penerus bangsa dan tentu hal itu adalah bagian dari potensi peran perempuan. Ungkapnya.

Sambung Hasmira Said, kini kita Berada dalam era digitalisasi atau era Four Point O (4.0) yang serba canggih, memberikan peluang bagi seluruh perempuan Indonesia untuk lebih mudah memberikan kontribusinya bagi kemajuan bangsa melalui akses internet, media sosial, smartphone serta jaringan multimedia lainnya. Namun, penggunaannya harus tetap bijak, khususnya untuk hal-hal yang positif, edukatif dan bersifat membangun.tuturnya

BACA JUGA :  Berkat APKLI, PKL Bangkit Dari Keterpurukan Ekonomi Pasca Covid-19

 

Kami PW Aisyiyah Sulawesi Tenggara akan selalu mengasa kembali potensi-potensi didalam internal serta akan selalu menghadirkan program-program unggulan demi memajukan pembangunan daerah Sulawesi Tenggara tentu bukan hanya daerahnya tetapi Sumber daya Manusianya juga harus di permantap lagi. Tuturnya pada Kamis (18/05/23).

 

Sementara itu Rektor ISTEK Aisyiyah Kendari, Prof. Dr. Hj. Mashuni S, menjelaskan “Merajut dan menguatkan potensi kepemimpinan perempuan untuk mencerahkan peradaban bangsa, ini menjadi tonggak utama untuk melangkah sesuai dengan target kedepannya, ”tutur Mashuni S.

BACA JUGA :  Bupati Dampingi Gubernur Sultra Dukung Petani Lewat Panen Perdana di BBI Wawotobi

“Kita selalu berusaha untuk memberikan kontribusi utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, karena kalau manusianya cerdas tentu akan bisa bermanfaat dan berkontribusi kepada pembangunan di negara kita ini, ” pungkasnya.

Ia menambahkan, pada Milad perdana Kampus ISTEK ini adalah awal dari perjuangan kami semua, tentu ini adalah buah dari gagasan  para pendiri ISTEK  dan PW Aisyiyah selaku penanggung jawab utama, selaku Rektor ISTEK tentu ini menjadi tanggung jawab berat kedepan, olehnya itu harapan besar kami kepada semua pihak agar bisa bersama-sama menjadikan ISTEK ini lebih berkembang demi lahirnya generasi-generasi intelektual dibidang Sains  Teknologi dan Kesehatan khususnya di Sulawesi Tenggara.tutupnya.

BACA JUGA :  Rakor Persiapan Pembentukan KPPS Pemilu 2024, Simak Syarat Utama bagi Calon KPPS

 

Diketahui bersama bahwa Kegiatan Milad ke 106 PW Aisyiyah tersebut dibuka langsung oleh PW Muhammadiyah Sulawesi Tenggara H.Akhmad Aljufri dan dihadiri oleh perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, jajaran pengurus PW Muhammadiyah, beserta seluruh organisasi otonom Muhammadiyah Sulawesi Tenggara dan mahasiswa ISTEK Aisyiyah serta simpatisan Muhammadiyah lainnya.

 

Reporter: Azman

Editor: Red.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *