BONE, LENSASATU.COM – Diungkapkan Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Dr Bahtiar Baharuddin yang menghadiri upacara prosesi Mattompang Arajang dalam rangkaian Hari Jadi Bone (HJB) 694, di pelataran Rumah Jabatan Bupati Bone, Sabtu (20/04/2024).
Pembangunan Rumah adat atau Bola Soba dan Bola Subbie yang pembangunannya sekarang mangkrak, Pj. Gubernur menganggap hal itu bukan hal yang sulit.
” Rasa rasanya itu bukan pekerjaan yang sulit, Tahun ini kita akan selesaikan saya sudah berbisik dengan Kapolda harus di Assibonei, ” Kata Dr Bahtiar dalam sambutannya.

Lanjut kata Gubernur biar dulu dari Ormas Assitobonengeng mengumpulkan donasi berapapun itu kemudian RAB nya disusun
” Kekurangannya saya dan Pak Kapolda selesaikan tahun ini diselesaikan apapun caranya, itulah kalau kita berkarakter orang Bone,” Ucapnya
” Kalau itu ( tanah kelahiran. Red )sudah memanggil jangankan harta yang lain pun pasti kami serahkan itulah Aslinya orang Bone, ” tambahnya
Dia juga menyingung pemimpin tidak perlu lama lama kalau tidak ada kerja yang nyata cuman cerita saja.
Kata gubernur carilah pemimpin yang punya konsep, wawasan lokal nasional dan global. Bukan cuman modal bicara saja.
“Kita harus malu melihat keadaan sekarang, bicara tinggi alam nyata tidak ada, penuh dengan tepuk tangan apa artinya tepuk tangan dan piagam piagam itu kalau masih banyak masyarakat kita yang hidup susah, ” Pungkasnya
Terkait pembangunan rumah adat ditempat yang sama Ketua Ormas Assitobonengeng, Dr H Andi Singkeru Rukka, MH mengajak seluruh orang Bone yang ada di kabupaten Bone maupun diluar kabupaten Bone. Untuk berdonasi pembangunan Bola Subbie.
Yang mana Rumah sobat sebelumnya sudah ada namun musibah kebakaran menghanguskan bangun tersebut, kemudian akibat devisit anggaran pembangunannya mangkrak.
” Kami anak mudah ingin membangun sebuah penanda melalui forum Assitobone dengan dua hal, yang pertama bahannya termasuk kayunya itu, kayu yang tumbuh di tanah Bone, ” Sebutnya
Masih kata Andi Singkeru Rukka yang akrab disapa Andi Singke kayu yang kwalitas terbaik itu ada juga tumbuh di Bone tepatnya di desa Pattimpa kecamatan Ponre.
” Saya sudah ketemu dengan pak Desa Pattimpa, dia sampaikan ke saya bilang biar 10 rumah adat mau di bangun bisah juga banyak kayu hitam disana, ” Ungkap Andi Singke
Selanjutnya Andi Singke mengajak agar masyarakat agar ada hasil keringat dalam pembangunan Rumah adat dengan cara berdonasi
“Kita ingin mengajak semua orang tua dan saudaraku semua bahwa, ada kesamarataan ada kepedulian Rp. 100 ribu per orang tidak boleh lebih, ” Jelasnya.
” Jadi Sumbangan pak Bupati akan Sama nilainya dengan teman teman kita yang kurang beruntung, sama nilainya Rp. 100 ribu ada kesamarataan, ” Tuturnya.
Jumardi Ricky













