Daerah

Perkuat Sinergi Forkopimda, Wali Kota Kendari Gelar Coffee Morning Bahas Isu Strategis Daerah

510
×

Perkuat Sinergi Forkopimda, Wali Kota Kendari Gelar Coffee Morning Bahas Isu Strategis Daerah

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam suasana santai bertajuk coffee morning, Rabu (30/7/2025).

Kendari – LENSASATU.COM || Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam suasana santai bertajuk coffee morning, Rabu (30/7/2025), yang berlangsung di Pelataran Kantor Balai Kota Kendari.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas, ketertiban, dan kenyamanan Kota Kendari.

Rapat tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Kendari, Wakil Wali Kota, Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Komandan Lanud Haluoleo, Komandan Lanal Kendari, Komandan Detasemen Polisi Militer Kendari, Ketua Pengadilan Negeri Kendari, Ketua Pengadilan Agama Kendari, perwakilan dari Polresta Kendari, perwakilan dari Kodim 1413/Haluoleo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Kendari.

BACA JUGA :  Apel Bersama dan Aksi Bersih Kota, Komitmen Pemprov Sultra Wujudkan Kendari Bersih

Wali Kota menekankan bahwa penyelesaian persoalan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kerja sama dan partisipasi aktif seluruh unsur Forkopimda. Wali Kota menyebut rapat ini sebagai forum strategis untuk saling bertukar informasi, menyampaikan evaluasi, dan menguatkan koordinasi antarlembaga demi kebaikan Kota Kendari.

“Tanggung jawab menjaga daerah ini bukan hanya milik pemerintah kota, tapi milik kita semua,” ujar wali kota.

BACA JUGA :  Wali Kota Kendari Jadikan Festival Pantai Nambo 2025 Sebagai Motor Promosi Wisata dan Penguatan UMKM

Sejumlah isu strategis diangkat dan dibahas secara terbuka dalam pertemuan tersebut. Ketua Pengadilan Negeri Kendari menyampaikan bahwa perkara narkoba dan sengketa tanah masih mendominasi penanganan kasus di wilayah hukum Kendari. Kepala BIN Daerah Kendari menyoroti fenomena manusia gerobak yang diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengambil keuntungan pribadi, salah satunya dengan mengumpulkan kembali sedekah berupa nasi kotak yang dibagikan oleh masyarakat, lalu menjualnya kepada para buruh bangunan. Hal ini dianggap meresahkan dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap kegiatan sosial.

BACA JUGA :  FORKOM Sultra Bersama Kesbangpol Sultra Gelar Audiensi Bahas Kejelasan Anggaran Ormas Sultra

Editor:Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *