Teknologi

Indonesia Resmi Luncurkan Satelit Komunikasi Terbesar se-Asia Tenggara

212
×

Indonesia Resmi Luncurkan Satelit Komunikasi Terbesar se-Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Indonesia mencatat sejarah baru dalam bidang teknologi komunikasi dengan meluncurkan Satelit Nusantara Lima (N5)

JAKARTA – LENSASATU.COM.|| Indonesia mencatat sejarah baru dalam bidang teknologi komunikasi dengan meluncurkan Satelit Nusantara Lima (N5) pada Rabu, (10/9/25), dari Cape Canaveral, Amerika Serikat. Satelit ini menjadi satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara dengan kapasitas jaringan hingga 160 Gbps, diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX.

Satelit N5 dioperasikan oleh PT Satelit Nusantara Lima (SNL), anak perusahaan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), dengan dukungan Boeing Satellite Systems, Hughes Network Systems, dan SpaceX. Kehadiran satelit ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian Indonesia dalam infrastruktur komunikasi digital.

BACA JUGA :  IPhone Buat Fitur Face ID Baru, Bisa Kenali Wajah Meski Pakai Masker

Peluncuran N5 sempat mengalami tiga kali penundaan akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung. Namun, setelah seluruh sistem dinyatakan aman, peluncuran akhirnya berhasil dilakukan dengan baik. Langkah ini memastikan satelit berfungsi optimal untuk mendukung konektivitas nasional.

Fungsi utama Satelit Nusantara Lima adalah mendorong pemerataan akses digital di seluruh Indonesia, termasuk wilayah-wilayah terpencil. Layanan yang disokong mencakup internet cepat, pendidikan jarak jauh, telemedis, hingga dukungan transformasi digital bagi UMKM.

BACA JUGA :  Siapkah Indonesia Sambut Metaverse?

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyambut positif kehadiran satelit ini sebagai tonggak penting menuju transformasi digital nasional. Dengan kapasitas besar yang dimiliki, N5 diproyeksikan menjadi tulang punggung komunikasi Indonesia dalam era konektivitas global.

Peluncuran Satelit Nusantara Lima sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara, bukan hanya sebagai pengguna teknologi satelit, tetapi juga sebagai penyedia layanan komunikasi berkapasitas tinggi. Ke depan, pengelolaan satelit ini diharapkan berjalan optimal agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat secara merata.

BACA JUGA :  Terbukti, Program Mandiri Benih Andalan Tingkatkan Produksi Padi, Ini Tanggapan Wakil Komisi B

Editor: Ali Okong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *