PALEMBANG — LENSASATU.COM.|| Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2025 resmi dibuka pada Minggu malam, 5 Oktober 2025, di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang. Pembukaan ini dilakukan oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB) Komjen Pol. (Purn) Purwadi Arianto yang hadir mewakili Wakil Presiden Republik Indonesia. Kehadiran berbagai tokoh penting menjadikan momentum ini sebagai ajang olahraga ASN terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraannya.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan menghadirkan semarak musik, parade kontingen, serta kehadiran tamu-tamu kehormatan. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menteri Agama RI, Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional sekaligus Kepala BKN RI, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Ketua Umum Pengurus Pusat Bakor Korpri, para menteri dan pimpinan lembaga negara atau perwakilan, ketua forum sekretaris kementerian, gubernur serta wakil gubernur se-Indonesia atau perwakilannya, unsur Forkopimda Sumatera Selatan, hingga Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ajang olahraga dua tahunan ini diikuti oleh 9.305 atlet dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah provinsi di seluruh Indonesia. Kontingen terbanyak datang dari Provinsi Bangka Belitung dengan 403 atlet, sedangkan kontingen paling sedikit berasal dari Sulawesi Barat yang hanya mengirimkan satu atlet. Sebagai tuan rumah, Sumatera Selatan sendiri mengirimkan 335 atlet untuk berpartisipasi di berbagai cabang olahraga.
Ketua Umum Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pornas Korpri XVII di Sumatera Selatan menjadi ajang termegah dan terbesar sepanjang sejarah Korpri. Menurutnya, keikutsertaan 64 kementerian dan lembaga serta 38 provinsi menjadi bukti soliditas ASN dalam menjadikan olahraga sebagai wahana kebersamaan dan prestasi.

“Ada 64 kementerian dan lembaga serta 38 provinsi yang ikut dalam Pornas Korpri XVII. Jumlahnya mencapai 9.305 atlet, dengan 504 pelatih dan 1.754 ofisial. Ini menjadi Pornas yang paling meriah dan termegah,” ujar Zudan dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini seharusnya telah memasuki edisi ke-27, namun sempat vakum cukup lama.
Sejarah mencatat, setelah terakhir kali digelar pada 2019 di Bangka Belitung dan 2023 di Jawa Tengah, Pornas Korpri kembali hidup pada tahun 2025 ini sebagai edisi ke-17. Zudan juga menyebut bahwa pada tahun 2027 mendatang, ajang yang sama akan diselenggarakan di Provinsi Lampung. Dengan demikian, kesinambungan Pornas diharapkan tetap terjaga sebagai tradisi olahraga ASN Indonesia.

Selain menekankan pentingnya keberlanjutan, Zudan mengajak seluruh atlet untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan yang telah mendukung penuh hingga kegiatan ini menjadi Pornas termegah dan paling meriah,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia berpesan kepada seluruh atlet, khususnya kontingen Sumsel, untuk tidak membuat keributan atau melakukan pelanggaran yang dapat berujung pada sanksi berat. Menurutnya, ajang ini harus menjadi pesta olahraga yang mempererat persaudaraan, bukan memecah belah.

Selain aspek sportivitas, Herman Deru juga menyoroti dampak ekonomi dari kehadiran lebih dari 11 ribu peserta dan pendukung yang datang ke Sumatera Selatan. Ia berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong sektor pariwisata dan UMKM lokal. “Saya berharap seluruh peserta dan suporter dapat menikmati kuliner khas serta membeli oleh-oleh dari Sumatera Selatan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wamen PANRB Purwadi Arianto membacakan sambutan Wakil Presiden RI. Ia menekankan bahwa Pornas Korpri XVII Tahun 2025 mengusung tema “Korpri Bersinergi Dalam Prestasi.” Tema ini dianggap relevan dengan semangat sinergi ASN dalam memperkuat kolaborasi, meningkatkan kinerja, serta memperbaiki kualitas pelayanan publik untuk mendukung program Asta Cita Presiden.

“Tema ini mengandung pesan yang sangat relevan dalam konteks pembangunan bangsa. ASN harus bersinergi meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan publik, dan daya saing Indonesia di kancah global,” tegas Purwadi. Ia juga menambahkan bahwa Pornas Korpri bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan sarana memperkuat persaudaraan antar-ASN di seluruh Indonesia.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara turut mengambil bagian dengan mengirimkan 107 atlet terbaik di bawah kepemimpinan Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D. Atlet-atlet tersebut turun di berbagai cabang olahraga seperti gateball, pencak silat, tenis meja, senam, catur, basket, tenis lapangan, futsal, dan bulu tangkis. Kontingen ini diperkuat oleh 13 pelatih, 18 ofisial cabang olahraga, serta 19 panitia pendamping.
Dengan semangat “Korpri Bersinergi Dalam Prestasi”, Pornas XVII di Palembang bukan hanya menjadi ajang sportivitas dan kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antar-ASN di seluruh Indonesia. Melalui olahraga, para aparatur sipil negara diharapkan dapat menjaga kebersamaan, meningkatkan solidaritas, dan memberi kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. (Red)














