InternasionalTak Berkategori

Tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD, PT. Mahkota Konaweeha dari Sulawesi Tenggara Buktikan Kreativitas dan Inovasi Anak Bangsa dan Tingkatkan Nilai Tambah terhadap Produk Nikel.

159
×

Tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD, PT. Mahkota Konaweeha dari Sulawesi Tenggara Buktikan Kreativitas dan Inovasi Anak Bangsa dan Tingkatkan Nilai Tambah terhadap Produk Nikel.

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, Lensasatu.com — Produk Nikel dari PT Mahkota Konaweeha, perusahaan asal Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mendapat perhatian dalam kegiatan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026, terutama dalam hal nilai Transaksi dan jumlah kunjungan peminat Produk Nikel. Target awal dari keikutsertaan perusahaan tersebut di pameran ini adalah memperkenalkan potensi industri pengolahan nikel lokal dan sekaligus menampilkan kreativitas dan inovasi Anak Bangsa dalam meningkatkan nilai tambah atas sumber daya alam Indonesia.

Menurut Yan Sulaeman, Direktur Utama PT Mahkota Konaweeha, yang juga putra asli Kendari, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk memperkenalkan produk nikel yang diproduksi langsung oleh PT Mahkota Konaweeha kepada para pemangku kepentingan, pelaku usaha, serta masyarakat yang lebih luas.

Dalam kegiatan pameran perdagangan internasional tersebut, produk nikel PT Mahkota Konaweeha diperkenalkan melalui stan perusahaan yang menjadi sarana promosi, pengenalan produk, serta pembukaan peluang kerja sama bisnis dengan berbagai pihak.

Yan Sulaeman, sebagai Direktur Utama, sangat apresiasi dan terima kasih atas kunjungan dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia di booth PT Mahkota Konaweeha dan melihat produk-produk nikel dalam rangkaian kegiatan Trade Expo Indonesia ke-41 2026 hari ini.

Beliau menilai, kehadiran produk nikel asal Sulawesi Tenggara dalam ajang perdagangan berskala nasional dan internasional merupakan kesempatan strategis untuk menunjukkan potensi industri daerah sekaligus memperluas peluang pemasaran produk dalam negeri dalam mendukung program hilirisasi pemerintah Presiden Prabowo

BACA JUGA :  MENJELANG LEBARAN  IDHUL FITRI 1443 H, PT GMS MEMBAGIKAN SEMBAKO KEPADA MASYARAKAT LAONTI

Yan Sulaeman: Kebanggaan Membawa Produk Nikel Sultra ke Panggung Nasional

Yan Sulaeman mengungkapkan bahwa partisipasi PT Mahkota Konaweeha dalam Trade Expo Indonesia ke-41 2026 merupakan kebanggaan pribadi dan daerah Sulawesi Tenggara. Baginya, memperkenalkan produk nikel yang diproduksi langsung oleh perusahaan bukan sekadar kegiatan promosi bisnis, melainkan juga bagian dari upaya membawa nama Sulawesi Tenggara agar semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertambangan dan industri pengolahan nikel.

Ia menyampaikan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki sumber daya nikel yang menjadi salah satu potensi strategis dalam mendukung pengembangan industri nasional. Potensi tersebut, menurutnya, perlu diiringi dengan kreativitas, inovasi, peningkatan kualitas produk, serta pengembangan kegiatan industri yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Dengan membawa produk nikel asal Kendari ke ajang Trade Expo Indonesia ke-41 2026, ia berharap semakin banyak pihak yang mengenal kemampuan pelaku usaha lokal dalam berkontribusi terhadap pengembangan industri nasional.

Apresiasi atas Kunjungan Menteri Perdagangan RI

Yan Sulaeman menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Menteri Perdagangan Republik Indonesia ke stan produk nikel PT Mahkota Konaweeha.

Ia memandang kunjungan tersebut sebagai momentum positif untuk memperkenalkan produk perusahaan sekaligus memperlihatkan potensi industri nikel yang dikembangkan oleh pelaku usaha dari Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Gempa Guncang Jakarta dan Sekitarnya

Menurutnya, perhatian terhadap produk dalam negeri sangat penting untuk mendorong kepercayaan diri pelaku industri nasional agar terus berinovasi, meningkatkan mutu produksi, serta membangun jaringan pemasaran yang lebih luas.

Ia juga berharap kegiatan seperti Trade Expo Indonesia ke-41 2026 dapat terus menjadi wadah bagi perusahaan daerah untuk mempertemukan potensi produksi dengan peluang pasar, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Bagi PT Mahkota Konaweeha, kesempatan memperkenalkan produk secara langsung dalam ajang perdagangan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk membangun pengenalan merk, memperluas jaringan usaha, dan memperkuat posisi produk nikel asal Sulawesi Tenggara di tengah persaingan industri.

PT Mahkota Konaweeha, Potensi Industri dari Kota Kendari

PT Mahkota Konaweeha beralamat di Kelurahan Tononggeu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Keberadaan perusahaan ini menjadi bagian dari potensi pelaku usaha daerah yang berupaya memperkenalkan produk nikel kepada pasar yang lebih luas. Melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia ke-41 2026, perusahaan tersebut membawa harapan agar potensi industri dari Sulawesi Tenggara semakin mendapatkan perhatian dan peluang pengembangan.

Pengembangan produk berbasis nikel juga memiliki arti strategis dalam mendorong peningkatan nilai tambah sumber daya alam. Namun, upaya tersebut perlu didukung oleh proses produksi yang memenuhi standar mutu, teknologi yg efisien, kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan dan perizinan, serta strategi pemasaran yang tepat

BACA JUGA :  PDAM KOTA KENDARI Menunggak BPJS ketenagakerjaan Hingga Miliyaran" Relawan Jokowi jpkpn Sebut Ada Dugaan Penggelapan

Dengan demikian, pengenalan produk nikel melalui pameran perdagangan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat hubungan antara potensi sumber daya daerah, kemampuan industri nasional, dan kebutuhan pasar.

Kebanggaan Sulawesi Tenggara, Dorongan bagi Industri Nasional

Partisipasi PT Mahkota Konaweeha dalam Trade Expo Indonesia ke-41 2026 menjadi momentum bagi Yan Sulaeman untuk menunjukkan bahwa perusahaan asal daerah memiliki kesempatan mengambil bagian dalam pengembangan industri nasional.

Ia berharap produk nikel asal Sulawesi Tenggara semakin dikenal luas, memperoleh peluang kerja sama yang berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Lebih dari sekadar promosi produk, keikutsertaan tersebut membawa semangat bahwa pelaku usaha daerah dapat terus mengembangkan inovasi, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk Indonesia.

Bagi Yan Sulaeman, memperkenalkan produk nikel PT Mahkota Konaweeha kepada publik merupakan kebanggaan tersendiri sekaligus bentuk komitmen untuk membawa nama Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara dalam perkembangan industri nasional.

Dengan dukungan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat serta pemangku kepentingan, potensi industri nikel diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, daerah, dan perekonomian Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *