BONE-LENSASATU.COM||Angka perceraian di Bone meningkat Dimana pada tahun 2021 kasus perceraian di Kabupaten Bone mencapai 1.283 perkara.
Dari hasil pantauan Lensasatu.com Januari-Oktober 2022 Jumlah perceraian mencapai 1.185 kasus angka ini masih akan bertambah hingga akhir tahun, mengingat masih ada beberapa perkara dalam tahap sidang.
Diduga menjadi pemicu utama angka perceraian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dalam kurung waktu 10 bulan terakhir adalah Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT
Panitera Muda Pangadilan Agama Kabupaten Bone, Hayad Jusa membeberkan dengan mengatakan, khusus pada tahun 2022 hingga Oktober. Pemicu kasus perceraian berbagai macam permasalahan.
Namun menurutnya yang paling dominan adalah perempuan menggugat dengan alasan tak tahan dengan tindak kekerasan yang kerap dia terima dari suaminya.
“Ada beberapa kasus dipicu persoalan kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan suami dengan istri,” jelasnya Jumat (28/10/2022)
Selain itu ada faktor lain, misalnya pasangan ketahuan selingkuh. Serta permasalahan lain yang mengurangi keharmonisan rumah tangga.
Dalam sidang proses perceraian, pihak pengadilan agama tetap mengupayakan mediasi dengan harapan rumah tangga yang masih dapat diperbaiki akan diupayakan agar selamat dari perceraian.
“Tetap sesuai dengan mekanisme persidangan. Ada proses mediasi, kalaupun kedua pihak sudah tidak dapat disatukan kembali maka sidang akan dilanjutkan hingga putusan percerian keluar,” tukas dia.
Reporter : Jumardi
Editor : Agus













