LENSASATU.COM-BONE|| Anggota DPR RI komisi X dari fraksi PKB Andi Muawiyah Ramly utus simpatisan kunjungi kediaman Irma. Kunjungan tersebut bentuk tindak lanjut pemberian bantuan kepada Irmayani (19) Mahasiswi kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Bone.
Dikabarkan sebelumnya Irmayani adalah salah satu mahasiswi yang terancam Putus kuliah disebabkan
Orangtuanya lagi sakit dan tidak mampu lagi untuk membiayai kuliahnya.
Atas dasar itu koordinator simpatisan Tim Andi Muawiyah Ramly, Eko Wahyudi turun langsung ke Dusun 2 Benteng, Desa Padang Loang, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, kediaman Irma untuk bertemu langsung dengan orangtuanya Rabu,( 9/11/2022)
Dikatan Ekho Wahyudi, kita ini turun atas instruksi Andi Muawiyah Ramly untuk memastikan adek Irma tidak boleh putus kuliah Karena terkendala biaya.
” Kami datang kesini atas dasar utusan dari Andi Muawiyah Ramly atau Amure Anggota DPR RI komisi X dari fraksi PKB untuk memastikan Adek Irma tidak boleh putus kuliahnya karena faktor biaya.” Ucap Ekho
Kata Amure yang disampaikan melaui Ekho, adek Irma selama masih ada keinginan untuk kuliah jangan berhenti dikarenakan biaya kuliah Tunggal (UKT), sebab AMURE akan membantu melunasi tunggakannya.
“Amure akan membantu membayarkan UKT adek Irma dengan uang pribadi Amure bukan aspirasi, sekali lagi uang peribadi Amure.” Jelasnya
Ditempat yang sama, Kadir (47) ayah dari Irmayani yang ditemui di kediamannya menerangkan, penyampaian ke Irmayani (anaknya) terkait ketidak sanggupan dirinya untuk melanjutkan biaya pendidikan anaknya disampaikan kurang dari seminggu yang lalu.
“Saya sampaikan ke Irma, bagaimana kuliah kamu nak, bapak ini sudah tidak sehat, nanti saya malu kalau kamu lanjutkan kuliah tapi kita ditagih pembayarannya dan saya sudah tak sanggup,” ujarnya saat ditemui oleh Tim koordinator simpatisan AMURE di kediamanya
Kadir mengatakan sjujurnya dia berat untuk mengatakan hal seperti itu tapi diapun malu ketika ditagih pembayaran UKT ia tidak sanggup
“Saat itu saya panggil duduk didekat saya, saya bertanya Bagaimana kuliahmu nak, karena ini penghasilan sudah tidak seperti dulu. Irma cuma menangis di hadapan saya,” ungkapnya
Reporter : Jumardi
Editor : Agus














