Daerah

Wagub Sultra Resmi Tutup Harmoni Sultra 2026, Tegaskan Pentingnya Harmoni untuk Pembangunan Daerah

253
×

Wagub Sultra Resmi Tutup Harmoni Sultra 2026, Tegaskan Pentingnya Harmoni untuk Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Harmoni Sultra 2026 dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara

KENDARI – LENSASATU.COM || Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Hugua, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Harmoni Sultra 2026 dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, yang berlangsung di Lapangan Ex-MTQ Kendari, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa Harmoni Sultra 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi berbagai pihak guna mendukung pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, setelah melalui seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, kita sampai pada penghujung Harmoni Sultra 2026. Banyak capaian yang telah diraih melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama seluruh elemen masyarakat,” ujar Hugua.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana strategis untuk mensosialisasikan program serta capaian pembangunan daerah selama satu tahun terakhir kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Harmoni mengandung makna keselarasan dan keseimbangan. Dari aspek spiritual, sosial hingga sains, harmoni mencerminkan keterhubungan antar manusia, antar pemimpin dan masyarakat, serta seluruh komponen pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa harmoni juga tercermin dalam semangat silaturahmi, persatuan, dan kolaborasi yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, Forkopimda, pelaku usaha, hingga generasi muda.

BACA JUGA :  Ops Ketupat, Satlantas Polres Bone Bagikan Ini di Jalan

“Kita melihat anak-anak muda, khususnya generasi Z, tampil menunjukkan kreativitasnya. Ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta yang mampu bersaing di tingkat global,” tambahnya.

Selain itu, Hugua menekankan bahwa kompetisi dalam berbagai perlombaan yang digelar tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membangun semangat kerja sama sebagai esensi dari harmoni itu sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga harmoni dengan berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal seperti Kalosara, Buton, Moronene, dan Muna, yang menjadi fondasi dalam membangun karakter masyarakat yang berdaya saing.

Di akhir kegiatan, Wakil Gubernur secara resmi menutup Harmoni Sultra 2026, seraya berharap semangat kebersamaan dan harmoni terus terjaga dalam mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. Ahmad Najib Burhani, turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.

BACA JUGA :  Dua Eksavator Tambang Ilegal Beraktivitas Dipinggir Jalan Batu Belubang

Ia mengapresiasi pelaksanaan Harmoni Sultra yang dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, melalui berbagai lomba seperti esai, video pendek, dan kreasi anak Indonesia hebat.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat melalui Kemdiktisaintek tengah membangun SMA Unggul Garuda di Kabupaten Konawe Selatan sebagai bagian dari upaya mencetak talenta unggul di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics).

“Sekolah Garuda ini dirancang untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat global. Seluruh siswa akan mendapatkan beasiswa penuh, termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan sekolah tersebut saat ini telah mencapai sekitar 25 persen dan ditargetkan mulai digunakan pada pertengahan tahun ini. Nantinya, sekolah ini akan menampung siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia, termasuk dari Sulawesi Tenggara.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa sekolah ini akan menerapkan empat kurikulum utama, yakni kurikulum nasional, kurikulum penguatan STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika), kurikulum internasional (International Baccalaureate/IB), serta kurikulum penguatan karakter berbasis sistem asrama yang menanamkan wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.

BACA JUGA :  Gerak Cepat Rio-Amir Salurkan Bantuan Ke Korban Kebakaran Desa Tungke

Ia menambahkan bahwa lulusan sekolah tersebut dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik dunia, sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Dalam rangkaian penutupan kegiatan, juga dilakukan penyerahan penghargaan inovasi daerah dan tokoh penggerak ekonomi kreatif. Untuk kategori inovasi pengembangan, juara pertama diraih oleh Dinas Kominfo Sultra, disusul BRIDA, Dinas Pariwisata, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Pada kategori inovasi baru, juara pertama diraih DPMPTSP Sultra, diikuti RS Jiwa, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Perhubungan. Sementara itu, kategori indeks pengelolaan keuangan daerah kabupaten/kota se-Sultra menempatkan Kabupaten Konawe Kepulauan sebagai juara pertama, diikuti Konawe Utara, Buton, Buton Selatan, dan Bombana.

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPR RI dan DPD RI, Dirjen Kemdiktisaintek, Forkopimda Sultra, para bupati dan wali kota se-Sultra, pimpinan instansi vertikal, BUMD dan perbankan, serta kepala OPD lingkup Pemprov Sultra.

Editor:redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *