Daerah

Dorong Kesejahteraan Petani, AAP-AHer Tekankan Ini Ke Kementerian dan Dinas Pertanian

3212
×

Dorong Kesejahteraan Petani, AAP-AHer Tekankan Ini Ke Kementerian dan Dinas Pertanian

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPR RI dari partai PKS DR. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M

 

BONE, LENSASATU.COM Berbicara pembangunan untuk di Kabupaten Bone itu pembangunan pertanian, 80% pekerjaan masyarakat adalah Petani dan Nelayan.

 

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI dari partai PKS Andi Akmal Pasluddin yang tak lain juga caleg DPR RI Dapil Sulawesi Selatan 2 pada saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Pengamanan Produksi Tanaman Pangan yang digelar oleh Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Tanaman Pangan di hotel Helios Kabupaten Bone.

Foto peserta Bimtek kementerian pertanian dirjen tanaman pangan

Kegiatan Bimtek tersebut dihadiri oleh Ratusan petani terdiri dari kelompok Tani dan Petani milenial se Kebupaten Bone.

 

Juga hadir Staf Ahli DPR RI Andi Haeril Adfa yang juga caleg DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Dapil 7, Dirjen Tanaman Pangan dan Kepala IP3 OPT Wilayah 2 Bone, H Idrus, SP. MP

 

” Di Bone ini modal kita hanya pertanian, perkebunan, peternakan, Kelautan dan perikanan. Kemudian infrastruktur dasar yang menjadi kekurangan, ” kata Andi Akmal Pasluddin. Kamis ( 8/2/2024 )

 

Kalau semua itu tertangani dengan baik, dengan kebijakan Anggaran serta pendamping serta pengembangan ESDM legislator PKS yang Akrab Disapa AAP ini yakin Bone akan berkembang.

 

Dijelaskan, Andi Akmal Pasluddin Selaku orang Bone berkomitmen selama 10 tahun di DPR RI tidak pindah komisi.

 

Kata Dia, ini komitmen sebagai wakil rakyat tentu Ia ingin berkontribusi banyak untuk masyarakat bukan hanya sekedar datang duduk diam duit.

BACA JUGA :  Semarak HPN 2025, IWO Bone dan Komunitas Relawan Gelar Aksi Donor Darah

 

Disamping itu, berbicara persoalan produksi, tidak bisa berjalan jikalau pupuknya tidak tersedia ini masala.

 

” Saya sebagai anggota Banggar DPR RI berbicara masalah subsidi saya selalu sedih kalau subsidi untuk petani selalu di kurangi, ” Ungkapnya.

 

Dari data selama lima tahun terakhir ini Kata Andi Akmal, ada pengurangan pupuk subsidi 10 triliun ditambah lagi distribusinya yang banyak masalah.

 

” Banyak petani kita yang seharusnya mendapatkan pupuk tidak dapat, bahkan yang kita dengar ini banyak petani yang tidak masuk di RDKK ini masalah tidak boleh dibiarkan, ” Paparnya

 

Setiap rapat Andi Akmal Pasluddin mengaku selalu keras meminta perhatian penambahan alokasi pupuk bukan cuman penambahannya tapi pendistribusiannya

 

” Maka dari itu kami meminta kementerian Pertanian Dinas Pertanian harus bekerja keras memasukkan semua petani didalam RDKK kalau tidak DPR harus bertindak karena fungsi pengawasan dan anggaran di DPR, ” Pesannya

 

Apalagi lanjut kata Andi Akmal Pasluddin, di tahun ini sudah ada persetujuan anggaran untuk penambahan anggaran pupuk 26 triliun ditambah 14 triliun menjadi 40 triliun dan dipastikan ini Ia akan kawal.

 

” kenapa untuk petani kita pelit tetapi untuk hal hal yang tidak begitu mendesak kita boros dan sangat royal, Petani tidak mendapatkan perhatian bagaimana mau produksi, penuhi dulu kebutuhannya ” Katanya Lagi

BACA JUGA :  Waketum DPP Golkar Wihaji Sebut AJP Sosok Petarung dan Harapan Masyarakat Kota Kendari 

 

Dia berharap penambahan pupuk Ini tidak ada lagi petani kekurangan,kemudian Ia juga meminta jatah pupuk untuk petani itu tujuh sampai sembilan per hektar.

 

” jangan cuman tiga sak itu tidak cukup kemudian jangan di batasi dengan jenis tertentu itu tidak benar, Nanti kita akan rubah aturannya di Komisi IV jangan hanya urea tapi butuh juga NPK, Phonska dan ZA sebab tanahnya macem macem tidak bisa disamakan semua,” Harapnya

 

Andi Akmal Pasluddin bersama Andi Haeril Adfa (AHer ) menegaskan, nantinya kalau ada kelompok tani yang tidak masuk dalam RDKK Ia akan buatkan pos pengaduan dan Dia pastikan akan kawal.

 

” Anggarannya di DPR kemudian DPR yang menyetujui masa kekurangan bagaimana ceritanya, kalau anggota DPR tidak bersuara apa gunanya kita memilih jadi anggota DPR dan Petani jangan di bawah dalam hal politik, ” Tegasnya.

Foto Bersama dengan peserta Bimtek

Ir. lilik Retnowati yang mewakili Kementerian Pertanian Dirjen Tanaman Pangan RI memaparkan, Ditahun 2024 ini, kementerian pertanian fokus ke tanaman Padi dan Jagung

 

Tetapi, dalam peningkatan produksi ini ada kendala. Salah satu kendala serangan hama penyakit dan kendala cuaca banjir dan kekeringan.

BACA JUGA :  Rapat Persiapan Penutupan MTQ XXXII Tingkat Provinsi Sulsel Di Bone

 

Sekaitan dengan pengendalian hama penyakit, harus mengedepankan yang ramah lingkungan seperti pestisida nabati dan hayati.

 

” Karena dengan kimia memang efektif pada saat itu, tetapi musuh alaminya mati duluan daripada hamanya, jadi yang terjadi setiap musim tanam itu hama meraja lela, ”

 

Kemudian Kata lilik Retnowati, Dareh rawan banjir yang kondisi saat ini banjir kekeringan yang saat ini iklim yang luar biasa, perubahan iklim ekstrim.

 

” Diperkirakan di tahun 2024 musim Hujannya pendek dan musim kemaraunya yang panjang, ini perlu diantisipasi dengan percepatan tanam dan pendekatan pompa air di lokasi daerah rawan kekeringan, ” Tuturnya.

 

Ditempat yang sama Andi Haeril mengungkapkan bahwa, Ia akan terus membantu Andi Akmal dalam memperjuangkan Petani, Nelayan dan Peternak.

 

“Niat kami akan terus membantu kemudian memperjuangkan kesejahteraan Petani dan Nelayan, Alhamdulillah bantuan Puang Akmal yang saya distribusikan ke petani dan nelayan sudah lumayan banyak, ” Andi Haeril.

 

” Mulai dari bantuan yang terbesar melalui Anggaran Aspira DAK, hingga bantuan langsung maupun tidak langsung bahkan 10 tahun ini kami selalu turun mendengar keluh kesah mereka,” Pungkasnya

 

Reporter :  Jumardi Ricky

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *