Daerah

Gubernur Sultra Tinjau Pesawat Airbus A400M di Bandara Haluoleo

3529
×

Gubernur Sultra Tinjau Pesawat Airbus A400M di Bandara Haluoleo

Sebarkan artikel ini
Ketgam:Usai melaksanakan ibadah umrah, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, tiba di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan

KENDARI – LENSASATU.COM || Usai melaksanakan ibadah umrah, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, tiba di Bandara Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu (27/6/2026), sekitar pukul 10.50 Wita.

Setibanya di bandara, Gubernur langsung meninjau pendaratan perdana pesawat angkut Airbus A400M milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) yang mendarat di Bandara Haluoleo.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi jajaran TNI AU, Pj. Sekda Sultra, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra, serta pejabat terkait lainnya.

BACA JUGA :  Laode Fridi, Ketua Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Baubau Kupas Tuntas Pemilu dan Lahirnya BAWASLU

Pada kesempatan itu, Gubernur berkesempatan melihat secara langsung kondisi pesawat, mulai dari ruang kargo hingga berbagai fasilitas di bagian dalam. Ia juga menerima penjelasan dari awak pesawat mengenai spesifikasi, kemampuan operasional, serta peran strategis Airbus A400M dalam mendukung mobilitas udara strategis nasional.

Indonesia kini resmi mengoperasikan dua unit pesawat angkut berat Airbus A400M melalui TNI AU untuk memperkuat mobilitas udara strategis. Unit pertama diserahterimakan pada November 2025, sedangkan unit kedua tiba di Tanah Air pada akhir Maret 2026.

BACA JUGA :  Empat Truk Dapat Tilang Satlantas Polres Bone

Pesawat Airbus A400M memiliki sejumlah kemampuan utama yang mendukung berbagai kebutuhan operasional. Pesawat ini mampu mengangkut beban hingga 37.000 kilogram (37 ton) dengan ruang penyimpanan yang luas. Selain itu, Airbus A400M bersifat multifungsi karena dapat dikonfigurasi untuk berbagai misi, mulai dari pengangkutan logistik militer, evakuasi medis yang dilengkapi modul ambulans udara, hingga penanganan bencana dan pemadaman kebakaran hutan.

BACA JUGA :  Anton Timbang Ketua Kadin Sultra Dukung Penuh Pembangunan PLTN Guna Peningkatan Ekonomi di Sultra

Pesawat ini juga memiliki daya jelajah hingga delapan jam penerbangan tanpa henti serta mampu mendarat di landasan pendek maupun medan yang belum beraspal, sehingga dapat menjangkau berbagai wilayah dengan kondisi geografis yang beragam di Indonesia.

Editor:redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *