DaerahPendidikanSulawesi Tenggara

Gunardi, S.H., Wujudkan Mimpi Menjadi Sarjana Hukum di Usia Dewasa

396
×

Gunardi, S.H., Wujudkan Mimpi Menjadi Sarjana Hukum di Usia Dewasa

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Lensasatu.com|| Semangat untuk menuntut ilmu tidak mengenal batas usia. Hal tersebut dibuktikan oleh Gunardi, S.H., yang berhasil menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) di Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara dan mengikuti prosesi wisuda di Hotel Claro Kendari, Rabu, 9 September 2026.

Gunardi lahir di Bumi Raya, 10 Februari 1984. Perjalanan pendidikannya di bidang hukum dimulai pada tahun 2022, ketika dirinya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Sulawesi Tenggara.

Keputusan tersebut diambil ketika Gunardi telah memasuki usia dewasa. Namun, usia tidak menjadi penghalang baginya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.

Dengan tekad dan semangat yang kuat, Gunardi akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) pada tahun 2026.

Sejak awal menempuh pendidikan hukum, Gunardi memiliki cita-cita untuk menjadi seorang lawyer atau advokat. Keinginan tersebut didasari oleh tekad untuk membantu masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pendampingan dan bantuan hukum.

BACA JUGA :  AJP Silaturahmi, Tokoh Masyarakat Poasia : Untuk Kemajuan Kendari Kami Dukung AJP

Menurut Gunardi, masih banyak masyarakat yang menghadapi persoalan hukum, tetapi memiliki keterbatasan dalam memahami aturan hukum maupun memperoleh pendampingan secara profesional.

Karena itu, ia berharap ke depan dapat menjadi seorang advokat yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat kecil.
Selain aktif dalam dunia pendidikan dan hukum, Gunardi juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan politik.

Dalam bidang politik, Gunardi menjabat sebagai Ketua Partai Ummat Kabupaten Konawe Selatan sejak tahun 2022 hingga sekarang. Di bidang hukum dan organisasi, Gunardi juga aktif sebagai anggota LIN Sultra (Lembaga Investigasi Negara) serta berbagai organisasi lainnya.

Berbagai aktivitas tersebut menjadi bagian dari perjalanan Gunardi dalam membangun pengalaman, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepeduliannya terhadap berbagai persoalan sosial, politik, dan hukum di tengah masyarakat.

Ketua LIN Sultra Beri Ucapan Selamat
Ketua LIN Sultra, Adyansyah, turut menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan Gunardi, S.H., dalam menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Sarjana Hukum.

BACA JUGA :  Kendari Resmi Ditunjuk sebagai Tuan Rumah UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting 2026, Pemprov Sultra Nyatakan Dukungan Penuh

Adyansyah mengapresiasi semangat dan ketekunan Gunardi yang tetap melanjutkan pendidikan di usia dewasa hingga akhirnya berhasil menyelesaikan studi.

“Saya selaku Ketua LIN Sultra mengucapkan selamat kepada saudara Gunardi, S.H., atas keberhasilannya menyelesaikan studi S1 dan meraih gelar Sarjana Hukum. Ini merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, organisasi, dan terutama masyarakat,” ujar Adyansyah.

Menurut Adyansyah, keberhasilan Gunardi juga menjadi motivasi bagi masyarakat bahwa kesempatan untuk menuntut ilmu dan mengembangkan diri selalu terbuka selama terdapat kemauan dan kesungguhan.
“Semoga setelah meraih gelar Sarjana Hukum, Gunardi dapat terus mengembangkan diri dan mewujudkan cita-citanya menjadi seorang advokat yang profesional serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” tambahnya.

Bukan Akhir, Tetapi Awal Perjuangan
Keberhasilan meraih gelar Sarjana Hukum menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan hidup Gunardi. Namun, baginya, pencapaian tersebut bukanlah akhir dari perjuangan.

BACA JUGA :  Lagi, Akun Whatsapp Catut Identitas Danyon C Pelopor

Sebaliknya, gelar tersebut menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan diri dan mempersiapkan diri dalam mewujudkan cita-citanya menjadi seorang advokat.
“Usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Selama kita memiliki kemauan, semangat, dan tujuan yang baik, maka tidak ada kata terlambat untuk mengejar cita-cita. Saya ingin terus belajar dan suatu saat dapat membantu masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu dalam menghadapi persoalan hukum,” ujar Gunardi.

Dengan semangat tersebut, Gunardi, S.H., berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menjadikan ilmu hukum sebagai salah satu jalan untuk membantu mereka yang membutuhkan keadilan.

Perjalanan Gunardi menjadi bukti bahwa kerja keras, semangat belajar, dan ketekunan tidak mengenal batas usia. Gelar Sarjana Hukum yang diraihnya pada tahun 2026 bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga menjadi simbol perjuangan dalam mewujudkan cita-cita dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *