Daerah

Memukau, Closing Statement Paslon Sipakario di Debat Publik Kedua Membuat Tamu Standing Applause

542
×

Memukau, Closing Statement Paslon Sipakario di Debat Publik Kedua Membuat Tamu Standing Applause

Sebarkan artikel ini

BONE, LENSASATU.COM Debat perdana Pilgub Jatim 2024 berlangsung seru. Masing-masing pasangan calon (paslon) beradu argumen dan gagasan. Di sesi terakhir, ketiga paslon ini memaparkan closing statement-nya.

Debat Kedua atau Debat terakhir Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone 2024 sudah berakhir. Masing-masing pasangan calon beradu argumen dan gagasan. Di sesi terakhir, ketiga paslon ini memaparkan closing statementnya.

Paslon nomor urut 1 Andi Rio Idris Padjalangi dan Amir Mahmud menjadi Paslon terakhir yang memaparkan pernyataan penutup. Closing Statement tersebut dilakukan pada segmen ke-enam di Gedung Sentosa Novena Hotel, Senin (11/11/2024).

BACA JUGA :  Bupati Konut H. Ruksamin Serahkan Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah Unaudited Tahun 2023

Andi Rio Menuturkan bakal memberikan bantuan modal UMKM yang bertujuan untuk mendorong dan mendukung generasi muda dalam memulai dan mengembangkan usaha mereka dengan tujuan menciptakan lapangan kerja baru, dan mengurangi pengangguran serta memberikan kontribusi positif pada perekonomian masyarakat dan daerah.

” Namun kami menyadari seluruh program Sipakariomi tidak dapat maksimal apabila tidak didukung oleh ketersediaan ASN yang berkompeten, sehingga kami memastikan akan meningkatkan kompetensi ASN dan menjamin kesejahteraan ASN, dengan memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak mengalami pengurangan dan dibayarkan tepat waktu, ” Tegasnya

BACA JUGA :  Lanjut Sesi Ke-V, PW muhammadiyah Sultra Gelar Kajian Rutin dan Buka Bersama

Serta masih Kata Andi Rio, memastikan kesejahteraan pegawai honorer melalui pengangkatan P3K Tenaga Teknis, Tenaga Pendidik, dan Tenaga Kesehatan setiap tahun.

” Hal ini kami anggap harus dilaksanakan karena setiap tahun ASN Kabupaten Bone memasuki masa purnatugas/pensiun sebanyak sekitar 700 orang, sehingga dapat mengakibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bone mengalami kekurangan ASN apabila tidak melakukan pengangkatan P3K, ” Pungkasnya.

BACA JUGA :  Pemerintah Daerah Kab.Konut Dorong Penuh Pertumbuhan Ekonomi Bagi Nelayan

Sejumlah tamu yang hadir seketika standing applause atau tepuk tangan meriah yang menandakan mereka menyetujui program tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *