BONE, LENSASATU.COM – Karyawan BUMN yang ikut terjaring pada saat kegiatan razia oleh Tim gabungan PAM Ramadan di Tempat penginapan dan Kos kosan di seputaran kota Watampone, Sulawesi Selatan, Rabu (05/04/2023) Lalu.
Diketahui Wanita yang berinisial NJ (29) didapati berduaan bersama Pria inisal SU ( 34 ) disalah satu penginapan yang berada dikota Watampone.
Saat di komfirmasi Wanita NJ membantah hal tersebut, dengan mengatakan mereka bukan cuma berdua tapi mereka berenam.
Ia menjelaskan kalau ia hanya dipanggil untuk ikut kumpul dan bukan dia yang buka sewa kamar tapi temannya yang berinisial WW
“Itu WW yang buka kamar, lalu napanggil temanku dibilang WD yang orangnya agak lekong-lekong. Kemudian itu WW telponka bilang di mana ki, sini ki di wisma kumpul sama anak-anak,” jelasnya, Jumat (07/04/2023)
Dia mengaku, saat itu Ia berada di pasar Ramadan untuk membeli bekal untuk buka puasa, namun WW tetap memanggil agar bisa hadir kumpul di wisma.
“Kan itu wisma di dekat kantorku. Jadi saya ke lokasi mi bawa juga itu takjilku dengan mukenah,” ucapnya
Selanjutnya NJ mengatakan, setelah kumpul berlima salah satu temannya inisial WA kemudian menelfon SU (34) jadi kata Dia sudah ada empat orang temannya di kamar tersebut sebelumnya.
“Di lokasi sudah ada 4 orang, baru saya datang dan itu Kak SU. Pas mau tarawih, yang lain mau mi pulang, dan pulang satu per satu,” katanya
Masi kata Dia, saat itu beberapa temannya pulang tidak secara bersamaan tapi satu persatu dan Ia juga sementara bersiap untuk pulang
“Pas mau saya pakai jilbab ada mengetuk pintu. Saya pun bergegas untuk buka pintu, ternyata langsung ada semua itu tim di depan kamar.” ungkapnya
Pada saat berada di posko terpadu, Dia juga menyampaikan sedetil mungkin di sana soal pertemuannya dengan temannya dan tidak ada kejadian apapun.
” Intinya tidak ada terjadi apa-apa di dalam kamar. Sumpah demi Allah, dan sumpah atas nama kedua orang tuaku,” tuturnya.
Sementara Junaedi Selaku perwira jaga pada saat itu mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan keduanya kooperatif dan pengakuannya mereka memang kumpul dengan beberapa temannya
Dalam pengakuannya dua orang itu memang awalnya banyak temannya lalu pulang semua mi pas tim datang,” kata Junaedi
Selanjutnya Kabid Binmas Ini menegaskan, pihaknya juga telah menerima garansi dari kedua keluarga dan mereka juga tidak keberatan.
“Ada perwakilan dari pihak keluarga yang menjamin kedua pelanggar, setelah diberikan pembinaan dan tidak ada yang merasa keberatan dari kedua pihak keluarga. Maka mereka dipersilakan pulang setelah menandatangani surat pernyataan,” jelasnya.
Reporter, Tim
Editor, Red














