Bangka BelitungDaerah

Diduga Rambah Kawasan Hutan Produksi Desa Jeriji, Satu Eksavator Mini Diamankan Tim Gakkum KLHK

532
×

Diduga Rambah Kawasan Hutan Produksi Desa Jeriji, Satu Eksavator Mini Diamankan Tim Gakkum KLHK

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH, LENSASATU.COM- Satu unit Eksavator mini berwarna kuning terparkir di halaman kantor Perwakilan Gaakum Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK) Jalan Koba Kec Pangkalan Baru Kab Bangka Tengah yang di duga Eksavator mini tersebut hasil sitaan dari Desa Jeriji Kec Toboali Kab Bangka Selatan.

Adanya informasi penyitaan alat berat Eksavator mini di kawasan hutan produksi bermula dari warga yang penyebutan adanya penangkapan satu unit Eksavator karena merambah kawasan hutan produksi di desa Jeriji Kec Toboali Kab Bangka Selatan untuk di jadikan area perkebunan.

BACA JUGA :  Dihari Kedua Puluh Tujuh Ramadhan, Komunitas Warkop Pepaya Gelar Bukber

Menurut BG melalui sambungan telp WhatsApp (19/05) mengatakan bahwa kemarin kamis (18/05/2023) baru saja ada penangkapan Eksavator di desa Jeriji.
“kemarin (18/05) baru ada PC (red-eksavator) yang di tangkap di Jeriji bang (red-wartawan) infonya karena merambah kawasan hutan produksi yang akan di jadikan kebun”, singkat BG

Saat awak media ingin memengkonfirmasi adanya menyitaan atau penangkapan Eksavator ke kantor Gakkum KLHK kepala kantor Saiful enggan memberikan menemuai awak media karena cape.

BACA JUGA :  Siap Sukseskan Pemilu 2024, Begini Langkah Strategis Danyon Brimob Bone

Melalaui salah satu staaff kantornya bahwa Saiful kepala kantor tidak bersedja menemui awak media dikarena cape.
“mohon maaf kami tidak bisa memberikan jawaban”, ujar staff yang tidak diketahui namanya

Bahkan staff di kantor perwakilan Gakkum KLHK melarang untuk mengambil foto Eksavator yang terparkir di halaman Kantor Perwakilan Gakkum KLHK dengan alasan nanti ada pres rilis dari kantor.

BACA JUGA :  Para Sopir Kesusahan Mendapatkan Solar, Jatah Solar Subsidi Digasak Mafia Solar

Sementara di tempat lain Kepala Ditjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp (19/05) belum memberikan jawaban hingga berita ini dipublish.

Reporter : Aldo/US

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *