BONE,LENSASATU.COM – Pengadaan air bersih di Desa Ureng kecamatan Palakka, kabupaten Bone. yang di anggarkan dari Anggaran Dana Desa Tahun 2017 dikeluhkan warga, menurut warga berinisial N mengungkapkan hanya berfungsi lima hari.
” Cuman lima hari saja mengalir airnya itupun tidak lancar ibaratnya lebih lancar kalau kita buang air kecil.” Ungkapnya
Kemudian N mempertanyakan kenapa banyak kelebihan pipa yang tidak digunakan yang diduga hanya buang buang Anggaran Dana Desa.
“Ada sekitar 50 batang pipa yang tidak digunakan hanya di simpan dirumah warga saja, itukan hanya buang buang Anggaran karena harganya itu 50 pipa tidak sedikit.” Kata N
Sementara kepala Desa Ureng, Andi Hutabar yang di komfirmasi Selasa ( 23/05/2023), mengatakan itu dipersiapkan untuk pemeliharaan ketika ada pipa yang rusak.
“Seperti ini sementara pekerjaan kembali ketika ada yang rusak pipa itulah yang dipake, makanya dulu saya sampaikan bilang itu lebihnya pipa jangan dibagi bagi.” Ucapnya
Andi Hutabar menjelaskan, terkait dugaan kelebihan pipa akan kembali dianggarkan di tahun 2023 ini dan dibahas dimusrembang untuk antisipasi.
“Kemarin memang saya sampaikan dimusrembang untuk perpipaan Air Bersih harus dimasukkan kembali di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” sebutnya
“karena suatu saat nanti ini berjalan dan pipa habis sementara masi ada yang perlu diganti, itukan tidak bisa digunakan anggaran dana desa kalau tidak ada di RPJMD.” Jelasnya
Reporter : Jumardi
Editor : Red














