Metro KotaSulawesi Tenggara

Kader IMM UMK Menyikapi Terkait Dampak Banjir yang Terjadi di Kota Kendari Akibat Curah Hujan yang Lama, Pemkot Harus Mengambil Langkah

489
×

Kader IMM UMK Menyikapi Terkait Dampak Banjir yang Terjadi di Kota Kendari Akibat Curah Hujan yang Lama, Pemkot Harus Mengambil Langkah

Sebarkan artikel ini
Ketga : IMMawan Riman Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Kendari.

KENDARI-LENSATU. COM. ||. Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) IMMawan Riman menyikapi terkait kondisi banjir yang terjadi di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sejumlah daerah di Kota Kendari Sulawesi Tenggara pada Kamis 7 Maret 2024 terendam banjir ini bukan pertama kali yang terjadi. tapi bukan separah dan secemas hari ini berdasarkan hasil temuan dan pengamatan dilapangan.

BACA JUGA :  Andi Sulolipu Calon Wakil Walikota Blusukan di Kolam Retensi Kendari

Bahwa banjir hari ini di sebabkan karena tidak ada antisiapasian, rencana teknis dan penanggulangan bencana oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari  terhadap beberapa wilayah yang sering terkena dampak banjir akibat curah hujan yang lama dan lebat.

Kenapa hal itu demikian terjadi di karenakan Pemkot Kendari hanya berpesta riah dan bernostalgia menyambut dan mengakhiri Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) sehingga hak dan rasa aman warga masyarakat kota Kendari terancam akibat banjir yang meluap di beberapa titik di kota Kendari.

BACA JUGA :  IMM Kota Kendari dan IPM Bersama Lazismu Sultra, Bergerak Menggelar Penggalangan Dana Bencana Kabupaten Luwu Sulsel

Dan upaya Prentive dalam melakukan pencegahan banjir telah di jelaskan dengan jelas seperti UU No 24 Tahun 2007 atau PP. No 21 tahun 2008 bahwa pemerintah wajib melakukan dalam upaya metigasi berupa pembuatan peta wilayah rawan bencana, pembuatan bangunan tahan gempa, penanaman pohon bakau, penghijauan hutan serta memberikan penyuluhan dan meningkatkan masyarakat yang tinggal Di wilayah rawan banjir.

BACA JUGA :  Kendari–Malang Perkuat Kolaborasi, Dorong Digitalisasi dan Reformasi Layanan Publik

akibatnya banjir setinggi 40 cm mengakibatkan warga kota Kendari terpaksa mengungsi sementara waktu di rumah kerabat atau keluarga yang tidak terkena dampak banjir.

Penulis : Riman

Editor : Red

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *