DaerahMetro KotaSulawesi Tenggara

Pemkot Kendari Belum Bayar Utang Pembangunan Kota Kepada Pihak Ketiga

680
×

Pemkot Kendari Belum Bayar Utang Pembangunan Kota Kepada Pihak Ketiga

Sebarkan artikel ini
Ketga : Forum Komunikasi Kontraktor Kota Kendari.

KENDARI-LENSASATU. COM. ||. Forum Komunikasi Kontraktor Kota Kendari menyoroti pembayaran utang kepada pihak ketiga yang belum terselesaikan oleh Pemerintah Kota Kendari sejak tahun 2023. Ketua Forum Komunikasi Kontraktor Kota Kendari, Qomarullah, menekankan pentingnya alokasi anggaran untuk membayar utang tersebut, mengingat kontribusi signifikan pihak ketiga dalam pembangunan Kota Kendari.

Dalam proses pembangunan Kota Kendari, pihak ketiga telah turut serta dengan memberikan kontribusi yang tidak sedikit,” ujar Qomarullah, Kamis, 4 April 2024 namun hingga kini utang kepada mereka masih belum terbayarkan, tuturnya.

BACA JUGA :  Idul Adha 1443 H, Andi Akmal Berkurban sebagai Rasa Syukur dan Berbagi pada Sesama

Menyoroti tanggung jawab pemerintah terhadap hak-hak tukang dan buruh yang belum dibayarkan, serta utang bahan kepada mitra kerja, Qomarullah meminta agar Walikota dan DPRD Kota Kendari segera mengalokasikan anggaran untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.

Qomarullah juga menyuarakan keprihatinan terhadap kinerja Penjabat (Pj) Walikota Kendari yang dinilai kurang responsif terhadap isu pembayaran utang tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Menyerobot Lahan, Direktur PT PBK Di Panggil Satreskrim Polres Anambas

Kami meminta Menteri Dalam Negeri untuk mengevaluasi kinerja Pj Walikota Kendari yang terkesan tidak memperhatikan utang kepada pihak ketiga, sementara malah sibuk dengan kegiatan baru,” tambahnya. Tidak hanya itu, Qomarullah juga mengungkapkan keseriusannya dalam menyoroti kasus tersebut.

Pihaknya menilai bahwa Walikota Kendari tidak mampu bertanggung jawab dalam menyelesaikan kewajiban pembayaran utang. Lebih jauh lagi, Qomarullah menyebutkan jenis pekerjaan yang belum terbayarkan, termasuk pengaspalan, pembangunan drainase, penataan kali Kadia, dan banyak lagi. “Ada ratusan paket kegiatan yang belum dibayar, namun Pemerintah Kota Kendari belum memberikan kepastian mengenai jadwal pembayaran kepada kami,” tutupnya (Red).

BACA JUGA :  Investigasi: Tambang Ilegal Oknum TNI di Bulukumba Diduga Gunakan Solar Subsidi. 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *