Daerah

Sejarah Singkat Penetapan Tanggal dan Bulan HJB

2351
×

Sejarah Singkat Penetapan Tanggal dan Bulan HJB

Sebarkan artikel ini
Foto : Penjabat Bupati Bone Drs. Andi Islamuddin, M.H, yang duduk di lokasi Situs ManurungE Ri Matajang (Doc. Prokopim Sekda Kabupaten Bone)

BONE, LENSASATU.COM Hari Jadi Bone (HJB) yang selalu di peringati setiap Tanggal 06, awalnya diprakarsai Bupati Bone ke-12 Andi Syamsu Alam yang memerintah tahun 1983-1988.

 

Beliau dikenal memiliki kepribadian menonjol menjunjung tinggi nilai-nilai sejarah dan budaya.

 

HJB ditetapkan pada tanggal 6 April terhitung sejak masa pemerintahan raja Bone I yaitu Manurunge ri Matajang yang memerintah tahun 1330-1365.

 

Diawal tahun pemerintahannya inilah yang menjadi awal perhitungan Hari Jadi Bone. Dimana Raja Bone I Manurungnge ri Matajang memimpin Bone selama 35 tahun.

 

BACA JUGA :  Berani Tampil, Pengunjung Taruh Harapan untuk Andi Rio-Amir di Pilkada Bone

Adapun dasar penetapan tahun, merujuk pada pelantikan raja Bone I pada tahun 1330.

 

Tanggal 6 April berdasarkan tanggal pelantikan raja Bone XVI Lapatau Matanna Tikka Matinroe ri Nagauleng yang memerintah tahun 1696-1714.

 

Setelah melalui berbagai tahapan seminar dengan melibatkan para ahli sejarah serta tokoh adat budaya.

 

Dua tahun kemudian terbit Perda Kabupaten Bone Nomor 1 Tahun 1990 Tanggal 22 Maret 1990 Seri C Nomor 1 Tentang Penetapan Hari Jadi Bone.

 

Berdasarkan catatan sejarah, kerajaan Bone berdiri sejak tahun 1330 Manurunge ri Matajang sebagai raja pertama. Yang memimpin Bone selama 35 tahun.

BACA JUGA :  Hilang Selama 3 Hari, Kakek Mustafa Ditemukan Tim SAR Gabungan

 

Tahun 1330 inilah yang menjadi awal perhitungan sementara tanggal dan bulannya berdasarkan dari pengangkatan Lapatau Matanna Tikka menjadi raja.

 

Lapatau Matanna Tikka diangkat menjadi raja Bone ke-16 pada tanggal 6 April 1696, beliau memerintah selama 18 tahun.

 

Maka dari itu, Tanggal 6 April inilah yang dijadikan bulan dan penanggalan untuk memperingati hari jadi Bone.

 

Di tahun 2024 Bone telah berusia 694 (1330 – 2024) Mattuppu Ri Ade’e Mappasanre Ri Sara’e. Hal itu diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Bone Drs. Andi Islamuddin, M.H, Jumat (19/04/2024)

BACA JUGA :  Barham Gerakkan “Eksplorasi D’Paris”, Wujud Nyata Arahan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman

 

Bupati Bone menjelaskan tema tersebut bermakna, sebuah prinsip yang menggabungkan atau menyandingkan syariat Agama Islam dalam menjalankan pemerintahan.

 

Peringatan hari jadi Bone ini, A Islamuddin berharap semua bisa bersama sama menjadikan momentum ini sebagai penyemangat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

 

” Dengan sumange tea lara teguh dalam keyakinan kukuh dalam kebersamaan. Seluruh masyarakat Bone seharusnya melanjut perjuangan para terdahulu yang telah mengabdikan diri membangun kabupaten Bone, ” tuturnya.

 

Jumardi Ricky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *