LENSASATU.COM, BONE||Anggota DPRD dari fraksi Gerindra Andi Unru yang menerima aspirasi Mahasiswa terkait dugaan Pungli di Tempat wisata tanjung Palette pada hari Senin (10/2/2025) lalu.
Andi Unru sempat menyampaikan untuk membantu masyarakat agar lepas dari Perbudakan politik, dari hal itu menuai respon negaitif dan viral.
Saat ditemui di Wisma Tirtakencana, jalan Kajao Laliddong. Selasa (11/02/2025). Andi Unru menjelaskan maksud dari Penyampaian itu bahwa masyarakat dijadikan budak politik itu adalah Masyarakat yang di bayar atau di beli untuk memilih.
Selanjutnya Dia bahkan menyampaikan di dalam forum bahwa, Bagaimana bisa menyadarkan masyarakat jangan mau dibeli, agar lepas dari perbudakan itulah maksud Andi Unru tetapi belum selesai Ia bicara langsung dipotong.
” Saya menginginkan rakyat ini tidak dibayar, karena masyarakat tidak pernah sadar di jadikan budak politik karena di bayar baru mau memilih yang namanya dibeli itu pasti jadi budak, ” Kata Andi Unru
Menurutnya Andi Unru, sekarang yang bisa menjadi anggota DPRD hanya orang yang berduit. Walaupun Dia cerdas tapi tidak berduit tidak bakalan bisa begitupun sebaliknya sekalipun bodoh tapi berduit pasti bisa duduk di DPRD.
” Kira kira bagaimana generasi yang akan datang apakah kemiskinan yang akan kita wariskan ke Mereka. Seperti Adik adik mahasiswa ini yang punya intelektual dan Kecerdasan luar biasa serta berpotensi bisa memperjuangkan rakyat di DPRD namun tidak punya uang, saya rasa itu tidak bisa, ” Senutnya.
” Jadi saya minta kepada Adik mahasiswa bantu saya dan berikan femahaman politik kepada masyarakat supaya tidak menjadi budakan politik begitu maksud saya, karena kita liat sendiri kwalitas DPRD bagaimana, yang mau diperjuangkan jangan mau dibayar, ” Ungkapnya.
Masih kata Anggota DPRD yang nyentrik dengang rambut Gondrong dan songkok Recca, menginginkan kedepannya orang orang yang cerdas punya wawasan yang luas, pintar dan punya keinginan yang baik membangun Bone dan mensejahterakan rakyat.
” Banyak yang diluar Parlemen DPRD yang memiliki wawasan luas, cerdas kemudian bisa memikirkan bagaimana bone kedepan tapi mereka tidak bisa masuk dalam Parlemen karena tidak memiliki uang, ” Harapnya.
Yang bisa mensejahterakan rakyat ini kata Andi Unru cuman ada dua, yaitu Lemabaga DPR dan Pemerintah jikalau keduanya ini serius mensejahterakan rakyat, rakyat tidak miskin .
Namun Ia melihat keduanya tidak pernah serius untuk mensejahterakan rakyat.
Bahkan Andi Unru mengaku pernah meminta agar anggaran anggota DPRD dikurangi untuk mengurangi defisit yang terjadi saat ini. Karena ungkapnya sebagai anggota DPRD sudah banyak menikmati fasilitas dari rakyat.
” Saya tawarkan rekan rekan anggota DPRD bagaimana kalau anggaran kita dikurangi sebab kasian rakyat kita sudah menari nari diatas penderitaan rakyat, kita sudah menikmati fasilitas dari rakyat, ” Pungkasnya
Editor: Red













