Nasional

Younis Liana : Terkoyak Hati Nurani kita untuk Raya

273
×

Younis Liana : Terkoyak Hati Nurani kita untuk Raya

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Younis Liana Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak DPP Partai Hanura. Foto Media : Lensasatu. Com.

LENSASATU. COM. ||. Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak  DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura), Younis Liana menyampaikan empati duka cita dan bela sungkawa seraya mengecam keras alpa hadirnya negara, dalam hal ini perhatian pemerintah dan DPR terhadap kesehatan dasar anak anak Indonesia.

kasus meninggalnya Raya (4 tahun), balita asal Kampung Padangenyang. Sukabumi, akibat cacingan akut.

“Ini berita menyedihkan yang membuat hati nurani kita tersentuh bagaimana mungkin anak kecil meninggal bukan karena penyakit langka yang belum ada obatnya atau penyakit berat, tapi karena terjangkiti cacingan. Penyakit yang semestinya sudah bisa dikendalikan puluhan tahun” ungkapnya.

Lebih lanjut disaat pemerintah mengedepankan program makan bergizi gratis yang niat serta tujuannya sangat baik bagi kesehatan anak, serta deklarasi perang terhadap kasus stunting bagi bayi, balita dan perhatian dimulai pada masa ibu hamil di Indonesia.

BACA JUGA :  Sangat Di Sayangkan Sikap Seorang Pengawas Sekolah, Menuduh Awak Media Pendusta Saat Diminta Klarifikasi Perihal SMAS Di Batam Hanya Mempunyai Murid Tiga Orang

“Pemerintah pusat dan daerah tidak bisa lagi tinggal diam. Jika tragedi ini tidak menjadi alarm nasional, negara harus hadir. Menunggu ada berapa lagi anak yang harus jadi korban?” tegas Younis.

Dengan pengalaman mendampingi suami yang bertugas memimpin kesatuan militer di berbagai tingkatan dan daerah di Indonesia, berbagai kegiatan berorganisasi bersama kaum ibu dan segala permasalahan domestik rumah tangga dengan anak-anak menjadi kesatuan perhatian sentral, hingga kreatifitas lapangan membantu program program kerja pemerintah dalam hal Pemberdayaan anak dan perempuan yang terus menerus berupaya meningkatkan kualitas hidup, partisipasi, dan kemandirian anak-anak dan perempuan melalui peningkatan kapasitas, penyadaran hak, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

BACA JUGA :  Hadiri Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2024, Pj. Gubernur : Perlu Komitmen dan Langkah Bersama Untuk Capai Kemandirian Ekonomi Syariah Sultra

Di Indonesia, hingga dipercaya mengemban tugas tersebut di Partai Hanura, Younis liana menegaskan agar semua pemangku kebijakan terkait serta Stakeholder yaitu pihak-pihak atau kelompok individu yang memiliki kepentingan (interest) serta terlibat dalam kegiatan kesehatan, kesejahteraan anak dan pemberdayaan perempuan ibu, untuk :

1. Terus mensosialisasikan pentingnya menggalakkan edukasi kesehatan publik, agar keluarga memahami pentingnya kebersihan diri, gaya hidup bersih, memperhatikan kesehatan keluarga dan lingkungan.

2. Peduli kepada tetangga kanan, kiri, depan dan belakang.

3. Dinas terkait wajib Memperkuat layanan kesehatan primer, memastikan program pemberian obat cacing massal berjalan efektif hingga sekolahan dan rumah di pelosok desa.

4. Menjamin akses sanitasi dasar dan air bersih, karena penyakit cacingan berkaitan langsung dengan kemiskinan dan lingkungan kotor.

BACA JUGA :  Selamat HPN 2026, Adyansyah Ketua LIN Sultra Beri Pesan Moral Bagi Pers

5. Mengalokasikan anggaran prioritas khusus untuk anak-anak rentan, khususnya di daerah terpencil.

6. Hingga hal kecil seperti memotong kuku dan kerapihan rambut anak anak balita secara rutin.

Ia juga menyerukan kepada politisi DPR agar isu kesehatan anak tidak dijadikan semata panggung politik.

“Tragedi Raya menjadi pesan tegas bahwa tantangan kesehatan dasar di Indonesia belum tuntas. Negara harus hadir terus menerus melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat rentan dan miskin di akar rumput, bukan sekadar melalui spanduk dan laporan rapat. Tidak boleh sibuk berdebat soal anggaran dan lupa bahwa ada anak-anak yang mati sia-sia di kampang-kampung. Ini soal nyawa, bukan sekedar program di atas kertas.”pungkasnya. *(Red)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *