Daerah

Wamen PU Tinjau Bendungan Ameroro, Wabup Konawe Pastikan Manfaat Air untuk Masyarakat

228
×

Wamen PU Tinjau Bendungan Ameroro, Wabup Konawe Pastikan Manfaat Air untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Diana Kusumastuti, M.T. melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Ameroro

KONAWE — LENSASATU.COM.|| Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Ir. Diana Kusumastuti, M.T. melakukan kunjungan kerja ke Bendungan Ameroro, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, pada Rabu (8/10/2025). Kunjungan ini menandai langkah penting dalam memastikan pemanfaatan bendungan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang vital bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen PU didampingi Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Konawe, Kepala Bappeda Konawe, serta perwakilan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari.

Rombongan meninjau langsung area bendungan, mulai dari tubuh bendungan utama, saluran pelimpah, hingga area penunjang yang diproyeksikan mendukung sistem irigasi dan penyediaan air bersih. Wamen juga mendengarkan paparan teknis dari pihak kontraktor dan BWS mengenai progres fisik dan rencana operasional bendungan pasca penyelesaian.

BACA JUGA :  Pastikan Sukses, Deputi Kominfo Kemenko Polkam Kunjungi Koperasi Merah Putih Kelurahan Mataiwoi Kota Kendari

Dalam arahannya, Diana Kusumastuti menegaskan bahwa Bendungan Ameroro harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Konawe. Air yang ditampung bendungan tidak hanya penting untuk irigasi pertanian, tetapi juga menjadi sumber utama bagi PDAM dan mendukung aktivitas pemerintahan daerah.

“Pengelolaan air harus direncanakan matang, mulai dari sistem, deskripsi, hingga teknis lapangan. Semua pihak harus bekerja sama agar manfaat bendungan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wamen PU.

Ia juga mendorong adanya sinergi kuat antara pemerintah daerah, PDAM, dan pihak teknis. Kolaborasi tersebut, kata Diana, perlu diperluas dengan melibatkan Tim Gerakan Air Minum (TGAM) untuk memastikan kualitas air tetap terjaga dan sistem pengelolaan berjalan efisien serta berkelanjutan.

BACA JUGA :  Tak Berizin, Puluhan Baliho Bacaleg Ditertibkan Satpol PP

Wamen menekankan bahwa model kerja kolaboratif sangat penting untuk mempercepat proses pembelajaran di lapangan, sekaligus memastikan keberlanjutan fungsi bendungan. “Kita tidak hanya bicara infrastruktur, tetapi juga keberlanjutan manfaatnya bagi generasi mendatang,” jelasnya.

Selain aspek teknis, Diana juga menyoroti faktor pembiayaan proyek. Ia menyebutkan, dukungan pendanaan bisa diupayakan melalui mekanisme lelang terbuka, kerja sama dengan KPPU, maupun dukungan dari Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU.

Menurutnya, penataan pembiayaan yang baik akan memastikan pengelolaan bendungan berjalan stabil tanpa membebani masyarakat. Dengan begitu, Bendungan Ameroro dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus sosial.

BACA JUGA :  Karyawan PT GAN Dirikan Tenda di Lokasi Jetty,Miris Banyak Aset yang Diduga Dicuri Penambang Ilegal

“Potensi pemanfaatan bendungan ini sudah ada, tinggal memastikan tata kelolanya benar-benar baik agar mendukung pertanian, air bersih, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Konawe,” tambahnya.

Bendungan Ameroro sendiri merupakan PSN strategis di Sulawesi Tenggara. Proyek ini diproyeksikan bukan hanya untuk irigasi pertanian ribuan hektare sawah, tetapi juga untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Konawe dan daerah sekitarnya.

Bagi Pemkab Konawe, kehadiran Wamen PU menjadi sinyal kuat dukungan pusat terhadap pembangunan daerah. Wakil Bupati Syamsul Ibrahim menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dalam menjaga kelancaran operasional bendungan demi kesejahteraan masyarakat Konawe. (AO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *