Metro Kota

Wali Kota Kendari Tinjau Jalan Budi Utomo–Abeli Dalam, Hubungkan Sekolah Rakyat

169
×

Wali Kota Kendari Tinjau Jalan Budi Utomo–Abeli Dalam, Hubungkan Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., meninjau langsung konektivitas jalan penghubung antara Budi Utomo dan Sekolah Rakyat di kawasan Simpang Lima, Abeli Dalam, Jumat (31/10/2025)

Kendari-LENSASATU.COM || Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., meninjau langsung konektivitas jalan penghubung antara Budi Utomo dan Sekolah Rakyat di kawasan Simpang Lima, Abeli Dalam, Jumat (31/10/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur yang akan menjadi jalur strategis baru di bagian barat Kota Kendari.

Jalan penghubung tersebut dirancang memiliki peran ganda, selain menjadi akses utama menuju Sekolah Rakyat, juga difungsikan sebagai jalur alternatif dari wilayah Konawe menuju Bandara Halu Oleo. Pemerintah Kota Kendari memandang pembangunan ruas ini penting untuk membuka kawasan baru bagi pemerataan pertumbuhan ekonomi dan pemukiman.

BACA JUGA :  Milad Ke 21- Tahun, FAI UM Kendari Gelar Jalan Sehat.

“Kalau jalan ini terbuka, pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut bisa berkembang,” ujar Wali Kota Kendari.

Dalam kunjungan lapangan ini, Wali Kota didampingi Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Ali Aksa, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Muhammad Saiful, dan sejumlah kepala Bidang Dinas PUPR.

BACA JUGA :  Kapolres dan Wakapolres Tinjau Penyaluran BPNT di Kecamatan Datuk Bandar.

Ruas jalan Budi Utomo–Abeli Dalam nantinya juga akan menjadi penghubung penting antara kawasan pendidikan, permukiman, dan sentra ekonomi baru. Pemerintah menilai jalur ini dapat mengurai kepadatan lalu lintas di pusat kota sekaligus mempercepat distribusi barang dan mobilitas warga menuju bandara.

Saat ini, Pemerintah Kota Kendari tengah melakukan pembersihan lahan di sekitar kawasan pembangunan Sekolah Rakyat, yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan berbasis masyarakat dengan konsep sekolah terbuka dan terjangkau bagi warga.

BACA JUGA :  Atribut Spanduk Penyelenggara Turnamen KNPI-Cup I Diduga Disabotase OTK

Editor:Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *