Metro Kota

Sekda Kota Kendari Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Mandonga

577
×

Sekda Kota Kendari Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Kelurahan Mandonga

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, membuka Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di wilayah pilot project Kelurahan Bersih Sampah, yang dilaksanakan di Kelurahan Mandonga, Selasa (11/11/2025)

Kendari-LENSASATU.COM || Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, membuka Sosialisasi Pengelolaan dan Pemilahan Sampah di wilayah pilot project Kelurahan Bersih Sampah, yang dilaksanakan di Kelurahan Mandonga, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari dalam mewujudkan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui partisipasi aktif masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung program kebersihan lingkungan, khususnya di Kecamatan Mandonga yang menjadi lokasi percontohan. Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah kini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.

BACA JUGA :  Polres Lombok Tengah Monitoring Keberangkatan PPDN di BIZAM

“Hari ini kita belajar bahwa sampah bukan lagi musuh, tapi bisa menjadi sumber rezeki jika dikelola dengan benar,” ujarnya di hadapan para peserta sosialisasi.

Amir Hasan juga menuturkan bahwa Wali Kota Kendari berhalangan hadir karena sedang mengikuti pendidikan di tingkat nasional, namun menitipkan pesan agar kegiatan ini menjadi momentum bagi warga Mandonga untuk menjadi pelopor pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

BACA JUGA :  Sinergi Korem 143/HO dan BPBD Sultra, Cegah Pandemi COVID-19

Kegiatan sosialisasi ini turut menghadirkan pengelola Bank Sampah, Yunita Satriani Djuli, yang berbagi pengalaman mengenai praktik pengelolaan sampah bernilai ekonomis. Ia menjelaskan bahwa pengolahan sampah dapat dilakukan dengan berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan sampah organik menjadi briket dan pemilahan plastik yang bernilai jual tinggi.

“Sampah bukan hanya ditampung atau dijual mentah, tapi harus diolah agar bernilai guna. Dengan cara ini, sampah bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,”

BACA JUGA :  Kepala Desa Malaringgi Terbukti Korupsi Dana Desa

Editor:Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *