Daerah

Dorong Promosi Produk Lokal, Helios Hotel Gandeng Dinas Perindustrian dan UMKM

475
×

Dorong Promosi Produk Lokal, Helios Hotel Gandeng Dinas Perindustrian dan UMKM

Sebarkan artikel ini
General Manager Helios Hotel Andi Ari Pakki (kiri), Kepala Dinas Perindustrian Andi Promal Pawi (tengah), dan Koordinator Paguyuban UMKM (kanan) saat memberikan sambutan pada kegiatan penandatanganan MoU penguatan produk lokal di Helios Hotel, Selasa (25/11/2025).

MoU Helios Hotel–Dinas Perindustrian dan UMKM diteken untuk memperluas promosi produk lokal, menguatkan daya saing UMKM, hingga mendukung data pariwisata daerah

Bone, LensaSatu.com || Helios Hotel resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Perindustrian dan UMKM untuk mendorong promosi produk lokal dan pemberdayaan pelaku usaha daerah. Penandatanganan berlangsung di Helios Hotel, Selasa (25/11/2025).

MoU ini dihadiri oleh jajaran manajemen hotel, Kepala Dinas Perindustrian Andi Promal Pawi, Koordinator Paguyuban UMKM, serta para pelaku UMKM yang dilibatkan dalam program tersebut.

General Manager Helios Hotel, Andi Ari Pakki, mengatakan pihaknya ingin menjadikan hotel bukan hanya tempat menginap, tetapi juga ruang pemberdayaan ekonomi kreatif daerah.

BACA JUGA :  Rumah Terbakar 1 Lansia Tewas Terjebak, Polres Bone Ajak Warga Bone Lebih Tingkatkan Kewaspadaan

“Kami ingin menjadi bagian dari ekosistem yang mendorong UMKM semakin maju. Tidak hanya menyediakan fasilitas, tapi juga membuka jejaring serta peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Andi Ari menegaskan Helios Hotel akan menyiapkan display produk UMKM, ruang promosi, hingga kolaborasi event yang menampilkan kerajinan, kuliner, dan produk kreatif lokal.

“Selama kualitasnya konsisten, kami pasti mengutamakan produk lokal. Ini sekaligus memperkuat identitas daerah,” katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Andi Promal Pawi menilai MoU ini adalah langkah konkret bagi daerah dalam meningkatkan daya saing UMKM.

“Kerja sama ini kita dorong untuk meningkatkan kualitas produk, branding, packaging, hingga digitalisasi pemasaran. Kita ingin UMKM tidak hanya eksis, tetapi berdaya saing,” katanya.

BACA JUGA :  Inflasi Daerah Jadi Perhatian, Pemprov Sultra Ikuti Rakor Bersama Kemendagri

Andi Promal menegaskan kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi akan dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan, pelatihan, dan kurasi rutin untuk produk UMKM.

“Target kami bukan hanya memperluas pasar, tetapi meningkatkan kualitas UMKM agar mampu bersaing,” sebutnya.

Koordinator Paguyuban UMKM menyambut baik langkah tersebut dan menyebut hotel sebagai mitra strategis dalam membuka pasar baru.

“Selama ini UMKM terbatas pada pasar offline. Dengan hadir di hotel, produk kami bisa langsung dilihat wisatawan dan tamu luar daerah,” ujarnya.

Selain sektor industri dan UMKM, kerja sama ini juga dinilai dapat memberi dampak pada sektor pariwisata daerah.

Seorang pengunjung hotel, Amir, mengungkapkan harapannya agar kerja sama seperti ini juga digandeng oleh Dinas Pariwisata.

BACA JUGA :  6 hari Pasca Penembakan Rudi S Gani oleh OTK, 14 Saksi dan Sejumlah BB Diamankan

“Ke depannya, Dinas Pariwisata juga perlu melakukan hal serupa. Hotel bisa membantu data okupansi, profil wisatawan, dan itu sangat berguna untuk perencanaan kebijakan pariwisata,” ucap Amir.

Menurut Amir, hotel yang aktif bekerja sama akan berkontribusi pada banyak hal.

“Hotel bisa bantu promosi destinasi, menambah lama tinggal wisatawan (length of stay), bahkan meningkatkan PAD. Kalau destinasi bagus, wisatawan puas, ekonomi lokal ikut bergerak,” tambahnya.

Dengan penandatanganan MoU ini, sinergi antara perhotelan dan sektor UMKM diharapkan menjadi model kolaborasi bagi daerah lain. Program ini direncanakan mulai berjalan dalam waktu dekat dengan sejumlah agenda tindak lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *