Daerah

Senam Massal dan Lulo Bersama Jadi Puncak Peringatan Hakordia Kota Kendari

513
×

Senam Massal dan Lulo Bersama Jadi Puncak Peringatan Hakordia Kota Kendari

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kota Kendari berlangsung meriah dan sarat pesan moral.

Kendari – LENSASATU.COM || Puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kota Kendari berlangsung meriah dan sarat pesan moral. Ribuan ASN memadati Lapangan Upacara Balai Kota Kendari pada Selasa (9/12/2025) untuk mengikuti senam bersama yang dipimpin langsung Wali Kota Kendari, Wakil Wali Kota, Sekda, serta Ketua TP PKK.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, menegaskan bahwa, korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi persoalan moral yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

BACA JUGA :  Beramal Solusi untuk Bone, Andi Akmal Pasluddin : Bekerja Bukan di Bicara

“Korupsi merampas hak rakyat, mencederai keadilan, dan memperlambat kesejahteraan. Kita tidak ingin Kota Kendari yang kaya potensi ini terhambat oleh praktik-praktik merugikan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, dan penguatan ekonomi hanya bisa berjalan maksimal jika integritas dijunjung tinggi di semua lini pemerintahan.

“Budaya antikorupsi bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Dia harus hadir dalam sikap, keputusan, cara bekerja, dan perilaku setiap diri kita,” tegasnya.

Wali kota juga mengajak seluruh ASN menjadikan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan transparansi sebagai bagian dari jati diri, bukan sekadar kewajiban administratif. Ia menekankan pentingnya keteladanan, sistem yang baik, dan pengawasan aktif dari masyarakat.

BACA JUGA :  Momen Hari Bhayangkara ke-79, Sebanyak 629 Personel Polda Sultra Naik Pangkat

“Satukan aksi, jadikan korupsi musuh bersama. Integritas harus menjadi budaya yang hidup dan menjadi kebanggaan warga Kota Kendari,” katanya.

Puncak perayaan ditandai dengan pelepasan balon gas sebagai simbol melepaskan sifat koruptif.

Inspektur Kota Kendari, Sri Yusnita, menjelaskan bahwa rangkaian Hakordia 2025 telah dimulai sejak 11 November, meliputi donor darah, Gerakan Pangan Murah, pasar murah di 11 kecamatan, serta lomba poster digital antikorupsi yang diikuti pelajar.

BACA JUGA :  Polres Bone dan Forkopimda Gelar Apel Gabungan Ops Lilin 2022 Jelang Nataru

“Lomba ini menjadi ruang edukasi kreatif agar nilai integritas ditanamkan sejak dini,” ujarnya.

Gelaran UMKM dan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung sejak 1–4 Desember di halaman Balai Kota turut memberi dampak pada stabilitas harga dan perputaran ekonomi lokal.

Editor: red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *