Konut-LENSASATU.COM || Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke-80, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang modern, merata, dan berkelanjutan. Bertempat di SDN 5 Asera, Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H. secara resmi meresmikan Program Digitalisasi Pendidikan dan Jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), sekaligus menyerahkan Bantuan Seragam Sekolah bagi siswa di seluruh satuan pendidikan se-Kabupaten Konawe Utara, Selasa (25/11/2025).
SDN 5 Asera menjadi sekolah pertama yang diresmikan dalam rangkaian peluncuran program nasionalisasi pendidikan berbasis teknologi di Konawe Utara. Meskipun dimulai dari satu sekolah, program digitalisasi ini akan diterapkan secara bertahap dan merata di seluruh Sekolah Dasar di wilayah tersebut.
Acara peresmian turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe Utara Asmadin, S.Pd., M.Pd., para kepala sekolah, guru, dan siswa.
Tinjauan PLTS dan Smart Classroom
Usai peresmian, Bupati bersama Kepala Dinas Pendidikan meninjau area Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang telah terpasang sebagai sumber energi mandiri bagi sekolah. PLTS ini menjadi solusi atas kebutuhan listrik stabil untuk mendukung perangkat digital serta pembelajaran berbasis teknologi.
Bupati H. Ikbar kemudian mengunjungi ruang Smart Classroom, menyaksikan langsung proses pembelajaran siswa SDN 5 Asera dengan perangkat digital, layar interaktif, serta akses internet yang kini menjadi bagian dari sistem pendidikan di sekolah tersebut. Teknologi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, adaptif, dan modern bagi para siswa.
Komitmen Pemerataan Pendidikan
Dalam sambutannya, Bupati H. Ikbar menegaskan bahwa pemerataan pembangunan pendidikan di Konawe Utara tidak boleh hanya berfokus di wilayah perkotaan. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan bahwa seluruh siswa—baik di pesisir, pegunungan, hingga pelosok terpencil—mendapatkan akses pendidikan yang setara.
“Kita hidup di era digital. Karena itu, pendidikan di Konawe Utara harus mampu bergerak mengikuti perkembangan teknologi. Saya ingin memastikan bahwa anak-anak kita, dari kota sampai pelosok, mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa ada kesenjangan fasilitas,” ujarnya.
Beliau juga menyebut bahwa selain peningkatan fasilitas, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru menjadi prioritas agar digitalisasi pendidikan berjalan optimal.

“Digitalisasi tidak akan maksimal jika guru tidak siap. Karena itu, kita juga akan meningkatkan kualitas SDM para tenaga pendidik melalui pelatihan dan pendampingan agar mereka mampu menyesuaikan diri dengan kurikulum dan teknologi pembelajaran yang terus berkembang,” tambahnya.
Penyerahan Seragam Sekolah
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyerahkan secara simbolis Bantuan Seragam Sekolah bagi seluruh siswa SD di Kabupaten Konawe Utara. Bantuan ini diberikan untuk mengurangi beban biaya pendidikan keluarga serta memastikan seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan belajar dengan rasa percaya diri.
Harapan untuk Masa Depan Pendidikan
Menutup sambutannya, Bupati H. Ikbar menyampaikan harapan besar terhadap masa depan pendidikan Konawe Utara.
“Saya berharap seluruh program yang kita laksanakan hari ini menjadi pondasi kuat untuk mencetak generasi Konawe Utara yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter. Dengan fasilitas yang merata, guru yang kompeten, serta lingkungan belajar yang mendukung, saya yakin anak-anak kita akan mampu bersaing dan berkontribusi bagi masa depan daerah dan bangsa,” tegasnya.
Peresmian program digitalisasi pendidikan dan PLTS ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, modern, dan berkelanjutan. Dengan komitmen yang kuat, Konawe Utara semakin mantap menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing.
Editor:Red














