Buka puasa bersama Ramadan 1447 H digelar serentak di Makassar, Parepare, Bone, dan Luwu Utara sebagai wujud kepedulian sosial serta penguatan kedekatan Polri dengan masyarakat.
MAKASSAR, LENSASATU.CON || Satuan Brimob Polda Sulsel menyalurkan 1.000 paket sembako kepada anak yatim dalam rangkaian kegiatan buka puasa bersama Ramadan 1447 H yang digelar serentak di empat batalyon, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Qalbi Mako Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Jalan Sultan Alauddin No. 75 Makassar. Selain buka puasa bersama, Brimob juga membagikan “paket cinta” berupa sembako sebagai bentuk kepedulian sosial kepada anak-anak yatim.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel, Muhammad Ridwan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin setiap Ramadan.
“Ini merupakan kegiatan rutin kami dengan berbagi paket sembako kepada anak yatim. Kegiatan ini kami laksanakan di beberapa tempat,” ujar Ridwan didampingi Kabag Ops Satbrimob AKBP Nur Ichsan, Danyon A Kompol Mursalim, dan Danden Gegana Kompol Mansur.
Distribusi bantuan dilakukan di empat wilayah operasional, yakni 500 paket di Batalyon A Pelopor Makassar, 200 paket di Batalyon B Pelopor Parepare, 150 paket di Batalyon C Pelopor Bone, dan 150 paket di Batalyon D Pelopor Luwu Utara.
Menurut Ridwan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan anak yatim, tetapi juga memberi motivasi agar mereka tetap semangat belajar dan meraih cita-cita.
Di sisi lain, momentum Ramadan dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antara Brimob, Polri, dan masyarakat. Ridwan menilai situasi saat ini menuntut Polri bekerja profesional sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai mitra strategis.
“Kami perlu mendekatkan diri kepada seluruh komponen masyarakat, salah satunya melalui kegiatan bakti sosial seperti ini,” kata mantan Dansat Brimob Polda Kalbar tersebut.
Ia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar, semoga kegiatan ini dapat membantu anak-anak yatim,” pungkasnya.














