Daerah

Berdayakan Ibu Rumah Tangga, Teknologi Industri Pertanian UMKendari: Ubah Sampah Dapur Jadi Eco-Enzyme Ragam Manfaat

337
×

Berdayakan Ibu Rumah Tangga, Teknologi Industri Pertanian UMKendari: Ubah Sampah Dapur Jadi Eco-Enzyme Ragam Manfaat

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) menggelar pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Anawai

Kendari – LENSASATU.COM || Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) menggelar pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Anawai, Ahad (25/10/2026).

Kegiatan ini menyasar pemberdayaan ibu rumah tangga dalam mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk ragam manfaat.

Kegiatan yang mengusung tagline “Dari Dapur, Untuk Bumi, Untuk Masa Depan yang Lebih Baik” ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, remaja, dan mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat sesi praktik langsung pembuatan eco-enzim.

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Tinjau Pesawat Airbus A400M di Bandara Haluoleo

Ketua tim pengabdian masyarakat Rahmatika, S.TP., M.TP menyampaikan bahwa pemilihan tema eco-enzim dilatarbelakangi oleh tingginya volume sampah dapur yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Selain itu, diharapkan dengan adanya pelatihan tersebut dapat memanfaatkan limbah dapur, seperti kulit buah dan sisa sayuran yang biasanya dibuang, menjadi cairan serbaguna.

“Eco-enzim ini bisa menjadi pembersih lantai, pembersih kamar mandi, pencuci piring alami, hingga pupuk cair organik. Aman, hemat, dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan formula dasar pembuatan eco-enzim dengan perbandingan 1:3:10, yaitu 1 bagian gula merah/molase, 3 bagian limbah buah dan sayur, dan 10 bagian air, yang kemudian difermentasi selama 3 bulan.

BACA JUGA :  Program Tiga Juta Rumah dari Presiden RI, Bupati Konut : Kami Siap Bersinergi

Salah satu peserta, Harma, ibu rumah tangga, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Pemanfaatan Eco-enzim ini adalah hal baru dan bermanfaat.

“Baru tahu kalau sampah dapur bisa jadi pembersih. Selama ini langsung buang. Bisa untuk menghemat pengeluaran rumah tangga dan rumah jadi lebih sehat tanpa bahan kimia,” tuturnya.

Kegiatan PKM ini sebagai komitmen nyata UMKendari untuk mendukung program Kota Kendari bersih, sehat, dan berkelanjutan.

BACA JUGA :  Pertemuan di Kafe, Satlantas Bone Rancang Strategi Rahasia Tertib Lalu Lintas

Kegiatan dengan tema “Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Anawai Kota Kendari Melalui Pelatihan dan Penerapan Teknologi Eco-Enzyme Berbasis Limbah Organik Dapur”, diharapkan terjadi perubahan kecil yang dimulai dari dapur dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan.

Keberlanjutan program ini akan membentuk kader-kader lingkungan di tingkat kelurahan yang mampu menjadi agen perubahan dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Sebagai informasi tambahan kegiatan pelatihan Eco-enzim sudah dua kali dilaksanakan di Kelurahan Anawai, sebelumnya pada 20 Agustus 2026.

Editor:redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *