Bangka BelitungDaerah

Eksavator Luluh Lantakan Hutan Produksi Desa Kimak, Tim KPHP Sigambir Kotawaringin Akan Turun Ke Lokasi

466
×

Eksavator Luluh Lantakan Hutan Produksi Desa Kimak, Tim KPHP Sigambir Kotawaringin Akan Turun Ke Lokasi

Sebarkan artikel ini

BANGKA, LENSASATU.COM- Lokasi tambang ilegal yang berada di kawasan Hutan Produksi (HP) yang berada di perbatasan antara Desa Kimak Kec Merawang dengan Desa Air Duren Kec Pemali hingga kemarin senin (18/072022) masih beraktifitas seperti biasanya.
Lokasi tambang yang berada di kawasan Hutan Produksi (HP) telah meluluh lantakan kawasan tersebut, dengan menggunakan dua unit alat berat para penambang menghancurkan kawasan Hutan Produksi (HP)
Pantauan media lensasatu.com di lokasi dua Eksavator berwarna orange merk Hitachi sedang beraktivitas menggali lubang dengan kedalaman hingga puluhan meter selain itu terlihat peralatan menambang lengkap berskala menengah dan para beberapa orang pekerja tambang.
Sementara Kepala Satuan (Kasat) Satpol PP Kab Bangka Tony Marza saat di konfirmasi melalaui pesan WhatsApp (17/07) menjawab besok kami akan cek ke lokasi
“coba besok kami cek, dulu saya rasa sudah pernah ditertibkan“, jawab Toni

BACA JUGA :  Gubernur Sultra Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sultra

Hal senada dijawab oleh Gakkum Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Propinsi Bangka Belitung Rewi melalui pesan WhatsApp (17/07) akan segera cek lokasi.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (19/07) Kasi Perlindungan KPHP Sigambir Kotawaringin Yudi bersama Tim akan turun untuk cek lokasi tambang.
“kami bersama tim akan turun untuk cek lokasi”, singkat yudi

BACA JUGA :  Brimob Bone Gelar Acara Syukuran, Dalam Rangka HUT Pelopor Korps Brimob Polri ke 63

Media ini masih terus berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait adanya tambang ilegal yang berada di kawasan Hutan Produksi (HP) tersebut.

Reporter : ALDO
Editor : AGUS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *