BONE-LENSASATU.COM|| Guna Meningkatkan pengembangan Sumber Daya Manusia Anggota DPR RI Komisi VIl Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc., mengandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) selaku mitra kerja, Serta kordinator penyuluh Dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura kabupaten Bone menggelar kegiatan bimbingan tehnik (Bimtek) Pelatihan pakan ternak.
Organisasi Riset BRIN adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden Indonesia melalui menteri yang membidangi urusan pemerintahan di bidang riset dan teknologi

Bimtek pelatihan pakan ternak digelar di Hotel Helios, jl. Langsat Jepp’e kecamatan Tanete Riattang Barat, (06/08/2022) yang di ikuti sebanyak 52 peserta dari 7 kecamatan di wilayah Kab. Bone,
Kegiatan tersebut diawali dengan pemberian sambutan oleh Dadan Nugraha, S.Si., M.T., selaku Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan UMKM – BRIN
“Begitu banyak sumber daya alam yang kita miliki, termasuk juga limbah – limbah pertanian maupun peternakan yang bisa kita manfaatkan untuk sumber bahan baku pangan agar kita tidak harus bergantung dengan bahan baku infor.” Tutur Dadan

Sementara Andi Yuliani Paris selaku narasumber dan sekaligus membuka pelatihan tersebut, mengatakan Bone adalah salah satu lumbung ternak terbesar disulawesi dan kita harus bisa memanfaatkan potensi lokal
“Insyaallah hari ini kita berharap harga makanan gorengan bisa naik sedikit ya karena tepung bahan bakunya gandum, sedangkan gandum terbanyak yang kita dapatkan itu dari Ukraina, sedangkan bahan dasar pembuatan makanan ternak ada gandumnya juga dan itu pasti akan berpengaruh karena, Ukraina sementara sedang konflik dengan Rusia.” Ucapnya
Disebutkannya, jangankan Indonesia negara negara Maju saja dibuat pusing karena tidak bisa mendapatkan gandum, karena Ukraina tidak mau melakukan ekspor gandum keluar.
“Dengan pemanfaatan potensi loka yang akan diajarkan lansung dari bapak bapak pemateri yang lansung saya datangkan dari Jakarta untuk bapak dan ibu, sehingga bapak dan ibu tidak usah khawatir lagi sehingga harus membeli sebanyak mungkin pakan ternak yang sudah jadi tapi sudah bisa dimanfaatkan walaupun itu cuman rumput tapi bagaimana rumput itu harus di implementasikan terlebih dahulu.”tuturnya
Anggota DPR RI dari fraksi Partai Amanat Nasional menambahkan melalui program yang dulunya bernama Bidik Misi namun sekarang berganti dengan KIP Kuliah, yang mana Program beasiswa ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan memberikan kesempatan pelajar berprestasi untuk mengenyam bangku kuliah, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“kenapa saya sangat memperhatikan sumber daya manusia pertama Adik adik, Guru dan termasuk kita semua. Di Bone ini melalui program bidik misi yang dulu namanya Sekarang beubah menjad KIP Kuliah namanya banyak mahasiswa yang saya berikan beasiswa, mahasiswa yang kuliah di universitas kabupaten maupun di provinsi.” Jelasnya

Dijelaskan juga bahwa Seminggu yang lalu ada sebanyak 70 mahasiswa yang telah wisuda di STIA Prima Bone dan juga wisuda Universitas Muhammadiyah Bone itu adalah mayoritas penerima Beasiswa KIP kuliah AYP.
Kegiatan bimtek pelatihan pakan ternak ini turut dihadiri, Narasumber/Instruktur:
Ahmad Sofyan, Ph.D. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Peternakan BRIN, Hendra Herdian, M.Sc. Peneliti Ahli Madya Pusat Riset dan Abd. Rahman, Sp. MSi
kordinator penyuluh Dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura kabupaten Bone
Reporter : Jumardi
Editor : Agus













