Daerah

Ini Tujuan BLUD Pancaitana Gelar Survei Simulasi Penilaian Akreditasi

402
×

Ini Tujuan BLUD Pancaitana Gelar Survei Simulasi Penilaian Akreditasi

Sebarkan artikel ini

 

BONE-LENSASATU.COM||Rumah sakit Datu Pancaitana adalah salah satu rumah sakit milik pemerintah daerah, yang telah berubah status menjadi Badan layanan umum daerah (BLUD)

Selasa (20/09/2022), Wakil Bupati Bone Drs.H.Ambo Dalle, didampingi Direktur BLUD Datu Pancaitana Drg.Syamsiar Mengikuti Survei Simulasi penilaian akreditasi versi SNARS oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS)

Dikatakan Ambo Dalle saat ditemui media lensasatu.com Berdasarkan aturan akreditasi itu ada masa Akhirnya Untuk meningkatkan pelayanannya rumah sakit itu wajib diakreditasi.

” sekarang hasil akreditasinya itu di tingkatan utama kita berharap kalau bisa nanti bisa meningkat lagi menjadi paripurna, ”

BACA JUGA :  Tanpa Tunggu APBD, Gubernur Sultra Siapkan Rp 1,8 Miliar Dana Pribadi untuk Beasiswa Mahasiswa, Pendaftaran Dibuka Pekan Depan

” Sementara kelasnya Masi kelas C oleh karena itu tujuan utamanya dilakukan akreditasi oleh Komisi akreditasi rumah sakit namanya KARS. ” ucapnya

Dikatakan lebih lanjut, Bagaimana Rumah sakit ini bisa meningkatkan pelayanannya, tentu kalau diakreditasi banyak persyaratan yang dievaluasi baik infrastruktur maupun pasilitas yang dimiliki

” Hingga kedepan kita berharap dengan akreditasi ini kita bisa meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ” Harapnya

Masi kata Wabup, Sebagai milik pemerintah saya mewakili Bupati Bone untuk mengikuti kegiatan ini.

Kenapa pemilik dipanggil tentu tim mau melihat sejauh mana komitmen pemilik Rumah sakit ini untuk membantu memberi dukungan penuh agar rumah sakit ini setiap saat meningkatkan pelayanannya

BACA JUGA :  Kunjungan Tatap Muka di Lapas Watampone Dibuka Kembali, Ini Syaratnya

“Tidak mungkin meningkatkan pelayanannya klw tidak di dukung, dukungan anggaran dukungan regulasi dan dukungan lainnya itulah tujuannya hari ini melakukan akreditasi. ” Tandasnya

H. Ambo Dalle juga menambahkan, adapun Perbedaan RSUD dengan BLUD Diantaranya segi menajemen pengelola,

Dikatakan BLUD dia punya otonomi dalam pengelolaan anggaran jika Rumah Sakit itu masi sifatnya Rumah Sakit Umum Daerah itu panggarannya harus diminta dulu.

Sedangkan Kalau BLUD itu pendapatannya dilaporkan dan bisa lansung digunakan ketika telah dilaporkan jadi lebih mudah birokrasinya

BACA JUGA :  Tinjau Lokasi Kebakaran, Pj Bupati Bone Andi Winarno bersama Jajaran Ringankan Beban Korban

Sementara Direktur RS Pancaitana Bone
drg. Syamsiar yang ditemui di ruangannya menjelaskan Akreditasi dilakukan untuk membanguan komitmen bersama dengan pemangku kepentingan,

Serta membangkitkan semangat pelayanan rumah sakit untuk mengawali survei akreditasi agar harapan menuju paripurna bisa tercapai.

“Disamping itu selain persiapan terkait standarisasi,rumah sakit juga harus memenuhi persayaratan dari sisi perizinan untuk dapat mengajukan survei akreditasi,

“Mengenai langkah yang di tempuh harus peningkatan SDM dalam hal pelayanan,fasilitas sudah di lengkapi seperti internal dan eksternal. ” ujar Syamsiar.

Reporter : Jumardi
Editor      : Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *