Pendidikan

Miris, Sekolah SD Kelas Jauh Pallawa Butuh Perhatian Pemerintah

3208
×

Miris, Sekolah SD Kelas Jauh Pallawa Butuh Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini

LENSASATU.COM-BONEMiris sekali di tengah pesatnya pembangunan di Kabupaten Bone ternyata masih banyak Sekolah yang terkesan kurang perhatian terutama Sekolah kelas jauh SD 5/81 Pallawa.

 

Sekolah kelas Jauh ini terletak di pegunungan Dusun Labole Desa Pallawa Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Daerah.

 

Untuk kelokasi kelas jauh ini, akan menghabiskan waktu sekira 5 jam dengan menempuh perjalanan 5 km dari dari pusat kota kecamatan.

 

40 siswa yang seharusnya mendapatkan fasilitas ruang kelas yang memadai.Namun kenyataannya para siswa ini terpaksa harus belajar setia hari di bawa rumah. Lantaran ruang kelas jauh tersebut belum mendapatkan fasilitas

BACA JUGA :  Gelar Fortasi MA Indotec Muhammadiyah Kendari, Disambut Positif Oleh Siswa-Siswi Baru

Lebih mirisnya lagi peroses pembelajaran seperti ini pun sudah berjalan selama puluhan tahun tanpa perhatian dari pemerintah.

 

Arkis Kepala Sekolah SD 5/81 Pallawa mengungkapkan jika dirinya terpaksa membelajarkan siswanya di bawah rumah Pak Dusun karena kawahtir para siswa tersebut berhenti sekolah.

 

“Dulu banyak siswa yang pindah sekolah bahkan berhenti karena tidak mampu untuk berjalan ke sekolah induk. karna jarak ke sekolah induk tersebut sangatlah jauh dari tempat tinggal mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA :  MA Indotec Muhammadiyah Kendari Gelar Pembukaan Fortasi Murid Baru Tahun Ajaran 2025/2026

 

Dikatakan Arkis, hal ini hanya terjadi pada siswa kelas 1,2 dan 3. Untuk kelas 4,5,6 tetap di perintahkan ke sekolah induk. Kekurangan kami dikelas jauh itu adalah tidak adanya tenaga pengajar.

 

“Jadi yang mengajari para siswa kami itu cuma satu orang itupun bukan dari ASN hanya tamatan SMA yang bermukim di dusun itu.” Ucapnya

 

Selain itu kata Arkis, ia bersyukur karna ada warga yang mau menghibahkan lahannya untuk pembangunan kelas jauh.

BACA JUGA :  Dikbud Muna Cairkan Tamsil Tahap Awal, Ratusan Guru Segera Menyusul

 

Sudah berapa kali ia usulkan pembangunan kelas jauh. Namun sampai saat ini belum ada respon dari pemerintah. Hal ini diungkapkan Arkis Rabu (9/11/2022)

 

Ia berharap semoga tahun depan kelas jauh ini sudah mendapatkan fasilitas dan para siswa tidak lagi belajar di bawah rumah pak dusun. Selain itu juga kelas ini sangat membutuhkan guru.

 

 

Reporter : Jumardi

Editor      : Agus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *