Daerah

Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia, Kadis TPHP Bone Canangkan Biosaka Satu BPP Satu Titik.

487
×

Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia, Kadis TPHP Bone Canangkan Biosaka Satu BPP Satu Titik.

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas(Kadis) Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) A. Asman Sulaiman

 

 

Bone Lensasatu.com || Kepala Dinas(Kadis) Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) A. Asman Sulaiman terus berupaya meningkatkan kesejahteraan Petani di Kabupaten Bone.

 

Diungkapkan A. Asman, untuk mendukung, memajukan dan mengembangkan sektor pertanian di kabupaten Bone, Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan menerapkan teknologi pertanian, seperti Biosaka.

 

“Sementara ini kami membuka kerang bagaimana bisa kolaborasi dan mengajak seluruh petani mandiri dan desa mandiri agar nantinya bisa menerapkan metode atau cara pupuk non subsidi.” Kata Kadis A. Asman. Jumat, 03/02/2023

BACA JUGA :  Sejahterakan Masyarakat Sekitar, Penambang Ini Layak di Kembangkan

 

Karena kata kadis, petani yang terbantu melalui subsidi pemerintah ini memang jumlahnya sangat terbatas dibandingkan dengan jumlah ditahun sebelumnya

 

“Kemarin saya menghadap secara lansung oleh kementerian pusat memang ada pengurangan secara total.” Ucap kadis

 

Ia juga meminta agar seluruh kepala desa agar tidak tertutup untuk membuka kerang buka pintu agar ada cantolan 20% anggaran itu bisa mungkin untuk ada pengadaan pupuk organik mandiri

BACA JUGA :  Data Induk Hilang, Kontrak 10 Pendamping Desa Tidak Diperpanjang Hingga DPRD dan Dinas PMD Bone Akan Lakukan Ini

 

Selanjut dia mengatakan pekan depan akan menggerakkan kegiatan program Biosaka pupuk organik cair dan ramah lingkungan.

 

“Nanti ini akan ada gerakan massal untuk satu Balai Pelatihan Pertanian satu titik, Karena Biosaka itu adalah nutrisi ragam tanam penganti Pupuk bersumber dari daun atau rumput, itu sangat ramah lingkungan dan hasilnya bagus bahkan bisa mengikatkan produksi” tuturnya

BACA JUGA :  GMNI Kendari dan KPMM Gelar Aksi Depan Mapolda Sultra Tuntut Tragedi Sedarah

 

 

 

Reporter, Jumardi

Editor, Agus

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *