AdvertorialDaerah

Bangun Kampung Hortikultura, Kadis TPHP A. Asman Sinergi Dengan Danyon Armed 21 Kawali 

471
×

Bangun Kampung Hortikultura, Kadis TPHP A. Asman Sinergi Dengan Danyon Armed 21 Kawali 

Sebarkan artikel ini

 

 

Bone, Lensasatu.com ||| Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, Kembali membangun kampung hortikultura

 

Dengan melakukan tanam perdana bersama Danyon Armed 21/105 Tarik/Kawali Letkol Arm Kabit Bintoro, di lahan yon Armed 21/105 Tarik/Kawali Desa Allaporeng, Kecamatan Bengo kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Selasa (07/02/2023).

 

Dan diikuti oleh Enam Balai Pelatihan Pertanian (BPP) kecamatan diantaranya kecamatan Lamuru, Bengo, Lapri, Ponre, Libureng dan Tellulimpoe.

BACA JUGA :  Tingkatkan Sinergitas, Bawaslu Bone Gelar Rakor Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024

 

Kemudian Kadis Asman Menargetkan pembangunan kampung hortikultura disetiap kecamatan yang tersebar secara merata di seluruh kabupaten Bone,

 

” Saya target 1 kecamatan ada 1 unit rujukan wadah untuk belajar bersama Sebagai program untuk meningkatkan produktivitas komoditas subsektor hortikultura.” Kata Andi Asman kepada Lensasatu.com

 

Selanjutnya ia katakan, kalau Kegiatan ini juga bertujuan untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif dan siap melakukan pendampingan dan menerjunkan bantuan

 

Hal ini diungkapkan Kadis Asman, guna menyukseskan program pertanian dan mewujudkan hadirnya kampung Hortikultura di Kabupaten Bone

BACA JUGA :  Ini Program SipakaRioMi Buat Warga Toro Kepincut : Menangkan Jadi Bupati

 

Dan oleh karena itu, kata Andi Asman menugaskan BPP untuk Bangun Kampung Horti miniatur per Kecematan ada demplot masing – masing sebagai contoh kepada masyarakat petani

 

“Kita ini sudah menugaskan BPP sekitar Enam kecamatan agar nantinya bisa melihat secara dekat hasilnya untuk selanjutnya bisa di contoh.” ucapnya

 

Kakak Kandung Gubernur Sul-Sel ini mengungkapkan butuh adanya sinergitas antara beberapa pihak untuk menyukseskan program prioritas ini, salah satunya dengan petani dan penyuluh berkualitas.

BACA JUGA :  Ada Apa dengan JPU? PH Terdakwa Dalam Kasus TKBM Bungktoko Ungkap Kejanggalan pada Tubuh Jaksa Penuntut Umum

 

Adapun bentuk sinergi yang dibutuhkan antara lain pelatihan dan bimbingan teknis terkait budidaya, pascapanen, pengolahan, jaminan mutu produk, dan UMKM hortikultura.

 

” Selain benih berkualitas pengembangan Kampung Hortikultura juga memerlukan sinergi dengan BPP dalam hal bantuan penyuluh untuk pendampingan dan pengawalan.” Kadis Asman

 

 

Reporter, Jumardi

Editor,  Agus

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *