Daerah

Bermodal Pengalaman di Banggar, Ini Langkah Pertama AAP Menormalisasi Keuangan Daerah Jika Terpilih

1942
×

Bermodal Pengalaman di Banggar, Ini Langkah Pertama AAP Menormalisasi Keuangan Daerah Jika Terpilih

Sebarkan artikel ini
DR. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Tokoh Nasional dan Anggota Banggar DPR RI sekaligus Bakal calon Bupati Bone

BONE, LENSASATU.COM Andi Akmal Pasluddin anggota Banggar DPR RI Melihat masalah keuangan didaerahnya saat ini sudah tidak sehat.

Untuk menormalkan kembali keuangan Daerah, Menurutnya yang pertama harus diubah adalah ma menajemen, tidak boleh besar pasang dari pada tiang dan Harus berhemat.

Diungkapkan, Kalau lebih besar Belanja daripada pendapatan itu sebenarnya tidak sehat dan bisa menyebabkan devisit lebih besar

” Saya melihat pemerintah daerah selama ini banyak belanja belanja yang tidak mendesak malahan itu yang di belanjakan sementara yang pokok tidak terialisasi, “Kata Andi Akmal disalah satu hotel di Bone, Rabu, (08/05/2024).

Kalau masyarakat mengamanahkan dirinya menjadi Bupati Bone, Pertama Dia Lakukan untuk menormalkan keuangan yaitu, penghematan yang kedua maksimalisasi penerimaan dan pendapatan, apakah itu pendapatan dari PAD maupun dari sumber sumber DAU, DAK nya itu akan di maksimalisasi kan.

BACA JUGA :  Kisruh Pungutan Berkedok Infaq, MTSN 1 Bone Gelar Rapat Darurat

Kemudian, Tidak membangun gedung lain karena gedung itu bukan kebutuhan yang mendesak tetapi yang harus di optimalkan adalah pelayanan kalau bisa masyarakat tidak perlu lagi kekantor Karena sekarang sistem digital cukup dirumah saja.

Selanjutnya, Aset aset yang dianggap kurang berguna bahkan dibiayai terus dengan belanja listrik dan airnya perlu ditata ulang

Karena kata Andi Akmal akrab di panggil AAP, Aset itu ada dua, Aset yang tidak menguntungkan dan ada aset yang menguntungkan kalau ada uang yang dihasilkan dari situ.

Selain itu, Penempatan jabatan kepala Dinas itu juga perlu di perhatikan harus sesuai dengan pendidikanya.

BACA JUGA :  Bawaslu Awasi Penelitian Perbaikan Administrasi Tiga Paslon di KPU

” Pendidikannya ekonomi tapi ditempatkan di Dinas Lingkungan Hidup misalnya itukan tidak bagus kedengarannya,” ucapnya.

Selanjutnya, Perbaikan sarana prasarana dasar seperti Jalanan dan jembatan ini juga menjadi perhatian khusus dan harus difikirkan, kalau cuma APBD yang diandalkan pasti ini tidak cukup.

” Kabupaten Bone butuh pemimpin yang punya jaringan ke pusat dan link ke internasional kalau tidak ada jaringan Bone stengah mati bangkit, ” Sebutnya.

Lulusan Institut Pertanian Bogor ini juga mengatakan sudah 10 tahun di DPR RI pusat tetapi tidak pernah mengatakan sahabat petani tapi dirinya bekerja untuk petani dan nelayan.

” ketika ada permasalahan pangan dipusat pasti teman teman juga sering lihat siapa yang selalu di undang media TV padahal saya cuman anggota biasa bukan pimpinan komisi,” Sebutnya .

BACA JUGA :  Cawabup Bone Andi Akmal Pasluddin Nikmati Tuak : Beramal siap mendukung Kuliner UMKM, Begini Respon Masyarakat

Masih kata AAP, Ia sudah meminta kementerian kelautan dan perikanan 20 milliar untuk perbaikan kampung nelayan di Bajoe dan bukan 600 juta itu kecil sekali.

” 20 milliar kita bisa merubah, menata kampung nelayan itu jadi cantik kemudian ada reklamasi di luarnya, reklamasi itu untuk kapal nelayan yang tradisional, modern kemudian kulinernya dan untuk mainan air agar investor mau menanam saham di bone, ” Ungkapnya

” Bone ini harus bangkit, bukan lagi harus lebih baik apanya yang lebih baik kalau sementara paradigma masyarakat dibawah merasa keadaan tidak biak, tidak bisa maju kalau tidak bangkit dulu, ” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *