Daerah

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman: IPLT Passippo untuk Masa Depan Sanitasi Berkelanjutan

245
×

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman: IPLT Passippo untuk Masa Depan Sanitasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Pembangunan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja di Kecamatan Palakka ditargetkan memperkuat layanan sanitasi, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung program pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bone.

 

Bone, LensaSatu.com || Di tengah geliat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bone, proyek Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) yang tengah dibangun di Passippo, Kecamatan Palakka, menjadi salah satu yang paling ditunggu masyarakat.

Dengan nilai anggaran Rp8 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK), fasilitas ini diproyeksikan menjadi tonggak baru sanitasi dan kesehatan lingkungan di daerah.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, turun langsung meninjau lokasi proyek pada Selasa (2/9/2025). Ia didampingi Kepala Dinas BMCKTR, H. Askar, serta tim konsultan pengawas. Bupati menegaskan bahwa pembangunan IPLT bukan sekadar proyek fisik, tetapi sarana penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga.

BACA JUGA :  Reses Rismono Sarlim Isyaratkan Konsolidasi Politik Baru, Bupati Bone Hadir

“Jika pembangunan ini rampung sesuai target, insyaAllah IPLT Passippo akan menjadi infrastruktur vital yang mendukung kesehatan masyarakat dan menjaga kebersihan lingkungan kita,” ungkapnya.

Hingga saat ini, proyek telah mencapai progres sekitar 40 persen. Bupati optimis pembangunan bisa selesai sesuai jadwal dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan, demi kepentingan masyarakat luas.

“Kita ingin Bone tidak hanya maju dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam kualitas lingkungan dan kesehatan warganya. Inilah investasi kita untuk masa depan,” tegas Bupati.

Bagi warga sekitar, kehadiran IPLT membawa secercah harapan baru. Selama ini, limbah rumah tangga yang tidak tertangani dengan baik sering menimbulkan persoalan di lingkungan. Sumur warga terkadang tercemar, bau tidak sedap muncul di beberapa titik, bahkan ancaman penyakit menular masih membayangi.

BACA JUGA :  Bupati Andi Asman Sulaiman Murka, Talut Rapuh Bisa Jadi Bom Waktu Kerugian Negara

“Kalau sudah ada tempat pengolahan seperti ini, kami berharap air sumur tidak lagi kotor dan berbau. Anak-anak juga bisa lebih sehat,” kata Rahmat, warga Palakka .

Hal senada diungkapkan oleh Nurhayati, ibu rumah tangga yang mengaku sering khawatir dengan kondisi sanitasi di kampungnya.

“Kadang kalau musim hujan, air got meluap ke jalan, baunya sangat mengganggu. Kami berharap sekali dengan adanya IPLT, masalah ini bisa diatasi,” ujarnya.

Keberadaan IPLT Passippo diperkirakan akan memberi dampak luas. Tidak hanya mengurangi risiko pencemaran tanah dan air, tetapi juga menekan potensi penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

BACA JUGA :  Andi Akmal Palsuddin Dorong Pemerintah Agar Menegakan Harga Jagung sesuai HPP di Kabupaten Bone

Kepala Dinas BMCKTR, H. Askar, menyebut proyek ini adalah bagian dari program jangka panjang pemkab untuk menyediakan layanan sanitasi yang lebih modern.

“Kami ingin masyarakat Bone memiliki akses sanitasi yang aman dan berkelanjutan. IPLT ini solusi konkret agar limbah domestik tidak lagi mencemari lingkungan,” jelasnya.

Selain manfaat langsung bagi kesehatan, pembangunan IPLT juga dipandang sebagai langkah strategis mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Infrastruktur ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan sehat untuk generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *