
BANGKA SELATAN,LENSASATU.COM- Dengan melonjaknya harga pasir timah membuat ilegal semakin marak di wilayah Bangka Belitung, tanpa memperdulikan dampak lingkungan yang akan ditimbulkan setalah selasai menambang.
Salah satunya di wilayah Kab Bangka Selatan tepatnya di Desa Keposang Kec Toboali Kab Bangka Selatan atau orang disana biasanya menyebutnya parit satu, dua unit Eksavator tambang ilegal meluluh lantahkan wilayah desa tersebut.
Pantauan media di lokasi tambang rabu (10/05/23) di wilayah tersebut sudah penuh dengan lubang yang cukup dalam, dua unit Eksavator berwarna hijau merk Kobelco sedang mengayunkan cakarnya untuk menggali tanah disertai dengan perlengkapan tambang lengkap dengan para pekerjanya.
Saat dibincangi penduduk sekitar yang rumahnya tidak jauh dari lokasi tambang mengatakan berinisial SW (10/05) jika aktivitas tambang di wilayah tersebut memang sudah berlangsung cukup lama.
“sudah lama cukup lama disini menjadi loaksi tambang pak (red-wartawan) dan selesai menambang biasa di tinggal begitu saja oleh para penambang, makanya banyak lubang yang kedalamannya bisa sampai puluhan meter”, ungkap SW
Sementara di tempat lain Kapolres Bangka Selatan AKBP Toni Sarjaka saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (10/05) akan terimaksegera mengecek ke lokasi.
“terimkasih infonya, nanti kita cek”, singkatnya
Reporter : Aldo/US













