DaerahMetro KotaSulawesi Tenggara

HIPPMAR Merespon Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bombana, Penertiban Pasar Sore di Rumbia Tengah

622
×

HIPPMAR Merespon Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bombana, Penertiban Pasar Sore di Rumbia Tengah

Sebarkan artikel ini

Bombana- LENSASATU.COM||Himpunan Pemuda Pelajar Mahasisiwa Rumbia (HIPPMAR) Merespon Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bombana terkait Penertiban Pasar Sore di Rumbia Tengah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan pada hari Minggu 09 Maret 2025 yang di hadiri sejumlah pejabat daerah Kabupaten Bombana

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut, membahas persoalan kebijakan yang harus di taati oleh pedagang yang ada di pasar sore dengan aturan yang telah ditetapkan berdasarkan keputusan pejabat daerah terkait.

Melihat perputaran ekomoni yang kemudian terjadi di bulan suci ramadhan ini sangat berjalan dan sangat diharapkan dengan keberadaan pasar sore ini, karena hal tersebut dapat menekan angkat inflasi yang ada di Kabupaten Bombana pada bulan ramadhan tahun ini. Mengingat lokasi pasar sore tersebut sangat memungkinkan bagi para pedagang dan konsumen berbelanja dengan jarak yang tidak terlalu jauh yaitu di tengah-tengah perkotaan, justru dengan ditutupnya pasar sore tersebut akan meningkatkan inflasi di Kabupaten Bombana dan daya beli masyarakat akan menurun disebabkan beberapa hal. Seharusnya pemerintah menyediakan solusi tempat bagi para pedagang pasar sore tanpa menganggu keindahan tata ruang kota, ujar Ketua Umum HIPPMAR.

BACA JUGA :  Tim SEKNEG RI Turun Pantau Pasar Bajoe

Berdasarkan hasil wawancara dari para pedagang yang ada di Pasar Sore Rumbia Tengah, hal itu sangat disayangkan dengan adanya aturan tersebut, sebab mereka akan rugi waktu dan tempat mengingat saat ini adalah bulan suci Ramadhan, mereka meminta agar Aturan Keputusan tersebut diberlakukan setelah lebaran saja karena terbilang sangat mendadak untuk penertiban dan tempat mereka sekarang merupakan tempat yang strategis untuk orang-orang datang berbelanja buka puasa dan kebutuhan lainnya di satu tempat.

Solusi yang diberikan oleh pemerintah untuk penataan pedagang takjil selama bulan suci Ramadhan dengan diperbolehkannya untuk berjualan di eks terminal tepatnya di samping puskesmas Rumbia tengah mungkin menjadi solusi yang terbaik, tetapi perlu kita ketahui bahwa dagangan takjil ini tidak bersifat permanen dalam hal ini hanya di bulan Suci Ramadhan saja. Kemudian yang harus di perhatikan adalah pedagang yang ada di pasar sore, sebab pedagang di pasar sore bukan hanya penjual takjil tetapi berbagi macam kebutuhan dapur rumah tangga ada di sana, seharusnya pemerintah menyediakan tempat lain bagi para pedagang yang ada di pasar sore tanpa menganggu dari pada pemandangan Tata Ruang Kota, mengingat bahwa di Pasar Tadoha Mapaccing tempat untuk pedagang ikan terbatas dengan jumlah pedagang ikan di pasar sore dan di pinggir jalan sangat banyak, karena tidak mungkin pedagang ikan ditempatkan di tempat penjual baju, lanjut Muhammad Syahrul (Ketua Umum HIPPMAR).

BACA JUGA :  Dugaan Pelanggaran Pemilu, Habis Camat Terbitlah Lurah

HIPPMAR meminta kepada pihak pemerintah daerah Kabupaten Bombana memberikan fasilitas dan tempat berjualan yang baru dan layak bagi para pedagang yang ada di pasar sore agar pedagang maupun konsumen yang berbelanja dapat merasakan dampak yang positif dari kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Bombana, kami juga menginginkan agar semua kebijakan yang di putuskan oleh pemerintah harus berdasarkan hasil musyawarah dengan pihak terkait dalam hal ini pedagang pasar sore, lanjutnya.

BACA JUGA :  Isu Penculikan Anak Marak Di Medsos, Brimob Bone Lakukan Ini

Agar masyarakat dapat merasakan dampak kebijakan pemerintah yang lebih efektif, kami siap mengawal kebijakan tersebut agar tidak terjadi kesenjangan sosial di masyarakat dan kebijakan pemerintah dapat Direalisasikan dengan baik, kami juga meminta agar aturan kebijakan tersebut diberlakukan setelah lebaran saja mengingat lebaran tinggal berapa hari lagi sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat, saya berharap hal tersebut di Atensi secepatnya kalau tidak kami bersama masyarakat akan turut ikut menyuarakan hal tersebut, ujar Syahrul.

Reporter: Alex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *