Keberadaan Gudang Penampung Dan Penggorengan Timah Ilegal Di Kota Pangkalpinang

PANGKALPINANG, LENSASATU.COM – Keberadaan gudang yang tersembunyi yang berada di Jalan Tirta Darma 1 Kel Bacang Kec Bukit Intan Kota Pangkalpinang merupakan daerah pemukiman padat penduduk, 500 meter dari ruas jalan utama terdapat aktivitas pembelian timah yang diduga hasil dari pertambangan ilegal.

Pantauan media dilokasi gudang senin (16/05/2022) sekitar pukul 13.29 WIB sedang adanya transaksi pembelian timah dari para penambang ilegal, dilokasi gudang juga terdapat satu bak lobi dan satu buah tungku besar yang digunakan untuk menggoreng pasir timah.

BACA JUGA :  Hasil 'Quick Count' Haluoleo Institute, Aksan Jaya Putra Kembali Terpilih Sebagai Anggota DPRD Sultra

Salah seorang penduduk sekitar ED mengungkapkan (16/05) jika pemilik gudang tersebut adalah WD yang kebetulan antara gudang dan kediamannya tidak jauh hanya berjarak seratus meter.
“itu gudang lobi timah dan ada juga penggorengan nya pak (red-wartawan) sudah cukup lama mereka beroperasi, kalau untuk pemiliknya WD itu rumah nya disamping gudangnya”, pungkaa ED

BACA JUGA :  Ekskavator Milik Dinas Pangan dan Pertanian Kab Bangka Disita Karena Rambah Hutan Kawasan, Kata Kepala Dinas : PC Sedang Dipinjam Masyarakat

Informasi yang di dapat media ini timah banyak berasal dari para penambang ilegal yang ada di wilayah jelutung Kec Namang Kab Bangka Tengah, saat akan di konfirmasi melalui pesan WhatsApp nya (16/05) WD malah memblokir no WhatsApp wartawan media ini.

Sementara di tempat lain saat di konfirmasi Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra melalui pesan WhatsApp (16/05) menjawab akan diselidiki.
“setiap laporan akan kita tanggapi dan lakukan penyelidikan “, jawab Adi Putra

BACA JUGA :  Koordinator Daerah BEM Nusantara Sultra Soroti Kenaikan Harga BBM Mulai 1 April 2022.

Media ini masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait tentang keberadaan gudang penyimpanan dan penggorengan timah yang berlokasi di Kota Pangkalpinang yang diduga tidak berijin.

Reporter : ALDO
Editor : AGUS

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.