JAKARTA-LENSASATU. COM. ||. Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), Alim Amri Nusantara, mengecam keras pernyataan kontroversial anggota DPR RI yang menyebut demonstran sebagai “Orang Tolol Sedunia”. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap demonstrasi mahasiswa yang menyerukan pembubaran DPR.
Perkara ini bermula ketika demonstrasi mahasiswa di DPR RI terkait kenaikan gaji DPR dan isu lainnya memicu pernyataan kontroversial dari anggota DPR RI. Alim Amri Nusantara menilai bahwa pernyataan tersebut tidak sesuai dengan etika berkomunikasi yang baik dan meminta anggota DPR RI untuk lebih bijak dalam berkomunikasi dengan masyarakat.
IMM Sultra mengecam pernyataan kontroversial anggota DPR RI dan meminta agar mereka lebih bijak dalam berkomunikasi dengan masyarakat.
“Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut dan meminta anggota DPR RI untuk lebih bijak dalam berkomunikasi,” kata Alim Amri Nusantara.
IMM Sultra juga menekankan pentingnya menjaga etika berkomunikasi dalam berinteraksi dengan masyarakat, terutama dalam konteks politik.
“Etika berkomunikasi sangat penting dalam politik, dan kami berharap anggota DPR RI dapat lebih bijak dalam berkomunikasi,” tambah Alim Amri Nusantara.
IMM Sultra juga menghimbau agar demonstran tetap tenang dan tidak terpancing dengan pernyataan provokatif.
“Kami menghimbau agar demonstran tetap tenang dan tidak terpancing dengan pernyataan provokatif,” kata Alim Amri Nusantara.
Dengan demikian, IMM Sultra berharap agar anggota DPR RI dapat lebih bijak dalam berkomunikasi dengan masyarakat dan menjaga etika berkomunikasi yang baik. *(Red)*.














