Bangka BelitungDaerah

Penampung Timah Yang Disinyalir Ilegal Bebas Beraktivitas Di Simpang Perlang

447
×

Penampung Timah Yang Disinyalir Ilegal Bebas Beraktivitas Di Simpang Perlang

Sebarkan artikel ini

BANGKA TENGAH, LENSASATU. COM- Penampung timah ilegal mempunyai peranan penting maraknya tambang timah ilegal di propinsi Bangka Belitung khusus nya di wilayah Kab Bangka Tengah.

 

Hal ini terjadi di Desa perlang tepat nya di Jalan Cendana II Desa Perlang Kecamatan Koba Kab. Bangka Tengah, rumah pribadi yang sekaligus gudang IT melakukan aktivitas pembelian, penampungan sekaligus penggorengan timah yang di sinyalir tidak memiliki kelengkapan perijinan.

BACA JUGA :  Pemprov Sultra Perkuat Program Benih Mandiri melalui Pembagian Benih Padi “Sanggoleo Sultra”

 

Pantau media di lokasi (10/01) dari sebuah rumah yang berada di ditengah pemukiman penduduk dengan bebasnya TI melakukan aktivitas pembelian timah dari para penambang ilegal.

 

Dari sumber yang namanya tidak ingin disebutkan (19/02) mengatakan selain IT buka sendiri digudang sekaligus kediamannya dia (red-IT) juga memeliki beberapa anak buah di sekitaran Bangka Tengah yang melakukan aktivitas pembelian timah dari para penambang ilegal yang ada di Bangka Tengah khususnya wilayah simpang perlang.

BACA JUGA :  Bupati Konawe Hadiri Penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi dan Penguatan Integritas Aparatur

 

Saat dibincangi warga sekitar RR (19/02) sudah lama IT aktivitas pembelian digudang yanh sekaligus ke diamannya.
“ sudah lama aktivitas itu pak (red-wartawan) kalau tidak memiliki ijin atau tidaknya saya kurang tahu”, ujar sumber

 

Sementara Kapolres Bangka Tengah AKBP. Dwi Budi  Murtiono saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (19/02) menjawab akan mengecek ke lokasi.
“terimakasih infonya, nanti saya cek”, jawabnya

BACA JUGA :  Sapi Curian Berpindah Tangan Tiga Kali, Polisi Bongkar Modus Saat Warga Salat Jumat

Media ini berupaya untuk menghubungi IT pemilik gudang sekaligus pembelian timah, hingga berita ini dipublish belum ada tanggapan.

Reporter : ALDO

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *