Kolaka Timur – LENSASATU.COM || Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kolaka Timur (Koltim), H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan Pengurus Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Kabupaten Kolaka Timur. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan sarat nuansa kebersamaan di Aula Pemerintah Daerah Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Sabtu (7/2/2026).
Acara pengukuhan dan pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Bone yang berdomisili di Kolaka Timur, sekaligus menjadi ajang silaturahmi lintas elemen masyarakat dalam semangat persatuan dan kebersamaan. Kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai-nilai sosial dan budaya yang terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat Koltim.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bone yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, Hj. Andi Murni AL., S.E., M.Hum. Turut hadir pula Ketua DPRD Koltim Hj. Jumhani, S.Pd., Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone Sulawesi Tenggara, Kapolres Koltim, Danramil Rate-Rate, serta Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, dan para kepala OPD lingkup Pemkab Koltim.

Selain unsur pemerintahan dan forkopimda, acara ini juga dihadiri oleh para ketua paguyuban, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta seluruh undangan lainnya. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan dukungan luas terhadap keberadaan dan peran KKMB di Kabupaten Kolaka Timur.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka menegaskan bahwa pengukuhan organisasi kemasyarakatan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat bangunan sosial masyarakat. Menurutnya, organisasi paguyuban memiliki peran penting sebagai perekat nilai-nilai budaya dan penjaga identitas sosial.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat Bone sejak dahulu dikenal menjunjung tinggi nilai kehormatan, tanggung jawab, dan solidaritas sosial. Nilai luhur budaya Bugis “Siri’ na Pacce” menjadi falsafah hidup yang mengajarkan empati, kepedulian, serta semangat saling menjaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, Yosep Sahaka menuturkan bahwa Kabupaten Kolaka Timur merupakan miniatur keberagaman Indonesia, di mana berbagai suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial hidup berdampingan secara harmonis. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah yang inklusif dan berdaya saing.
Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone dinilai sebagai bagian penting dari mozaik kebhinekaan di Kolaka Timur. Kehadiran KKMB tidak hanya mempererat tali silaturahmi masyarakat Bone, tetapi juga memperkaya khazanah budaya dan memperkuat integrasi sosial di daerah ini.
Pada kesempatan tersebut, Plt. Bupati Koltim juga menyampaikan visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya Kolaka Timur yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan dalam Ekosistem Agroindustri.” Visi tersebut diharapkan menjadi panggilan kolektif bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat bertumpu pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan seperti KKMB dipandang memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kerukunan sosial dan membangun solidaritas masyarakat.
Dalam arahannya kepada pengurus yang baru dikukuhkan, Yosep Sahaka berharap agar kepengurusan KKMB mampu membangun organisasi yang solid, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu melahirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Plt. Bupati Koltim mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus KKMB Kabupaten Kolaka Timur yang telah dikukuhkan dan dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara.
Editor:red













